Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Bumbu

Majelis Lailatul Jum’ah Kembali Dibuka

×

Majelis Lailatul Jum’ah Kembali Dibuka

Sebarkan artikel ini
hal 12 Tanbu 35 klm 7
BUPATI TANBU – HM Zairullah Azhar menyampaikan sambutan mengawali pembukaan majelis Jum'at. (KP/Ist)

Batulicin, KP – Pengajian Lailatul Jum’at akhirnya kembali dibuka. Pengajian dibuka di mesjid Darul Azhar jalan Batu Benawa Kecamatan Simpang Empat kamis 28/10.2021 malam.

Ratusan ASN mengikuti kegiatan ini, tak ketiggalan para kepala Dinas dan juga Sekretis Daerah Tanbu H.Ambo Sakka. Selain di hadiri kepala dinas, juga di ikuti para anak yatim piatu darul Azhar dan masyarakat umum sekitar.

Kalimantan Post

Kordinator majelis laitul Jum’at H.Hadrawi saat menyampaikan susunan acara menyebutkan, arahan bapak bupati pertama tama kepada PNS dipersilahkan menitipkan doa untuk orang tuanya yang sudah meninggal dunia untuk dibacakan di majelis laitul Jum’ah ini.

Kemudian acara yang ke dua sholat isya, dilanjut membaca maulid selama 15 menit dan acara ke tiga diteruskan dengan ceramah.

“Nah untuk ceramah akan disi oleh guru guru di Tanbu, dari Sungai Danau atau Sungai loban, juga lainya yang nantinya kita roling.

Sedangkan untuk membaca kitab akan disampaikan ustadz Hidayatullah dan ketua MUI Tanbu,” ujar Kordinator acara.

Ustadz Hidayatullah ketika menyampaikan tausiahnya mengatakan, ada tiga hal terkait dengan majelis Taklim. Pertama ujar ustadz Dayat, majelis taklim adalah kebun sorga, dimana ada tempat pengajian dan majelisan maka disitulah adanya kebun sorga,karena nya datangilah tempat tempat itu, karena itu kebun sorga.

Kedua warisan Nabi, yang dimaksud warisan nabi yaitu zikir, sholawat, baca alquraan, serta sholat dan lainya itu yang dimaksu warisan Nabi Muhammad SAW. Dan yang ketiga adalah mati sahid, mati sahid dimaksud yakni, mati ketika kita sedang berjihad dijalan Allah untuk memperjuangkan agama, termasuk menuntut ilmu.

“Jadi kalau kita meniggal dalam kedaan menuntut ilmu maka matinya adalah mati sahid”, terang ustadz Dayat. Ustad dayat juga menyinggung cikal bakal berdirinya majelis di Kabupaten Tanah Bumbu berawal dari kepemimpinan Zairullah Azhar pada saat menjabat bupati pertama pada waktu itu.

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Tanbu

“Majelis di Tanah Bumbu dimulai dari kepemimpinan beliau, saat beliau habis masa jabat sebagai bupati maka suasana sepi, hanya saja karena masyarakat Tanah Bumbu sudah terbuka dengan ada nya majelis, akhirnya masyarakat mencari cari dan mulai membuka mejelisan di sejumlah tempat hingga hari ini.

“Jadi majelis laitul jum’ah sekarang ini, adalah majelis legenda, sekaligus cikal bakal majelis majelis yang ada di Tanah Bumbu saat ini,” tandasnya.

Sementara itu bupati Tanah Bumbu HM Zairullah Azhar dalam sambuatan mengatakan, tujuan dari kegiatan ini pertama adalah memang perintah agama, juga agar terus terjalin silaturahmi antara sesama dan salaing mamaaf kan,apalagi sekarang sudah turun level kita bisa saja nanti umroh. Tapi umroh terlalu mahal, bisa saja nanti kita jiarah ke wali songo, atau jiarah di kalimantan saja.

“Orang yang mulia orang yang bermanfaat bagi orang lain,” tandas Zairullah. (han)

Iklan
Iklan