Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Rencana Ekstensifikasi Program Food Estate Tahun 2022 Seluas 20.000 Hektar

×

Rencana Ekstensifikasi Program Food Estate Tahun 2022 Seluas 20.000 Hektar

Sebarkan artikel ini
15 Kalteng 2 Virtual rapat monitoring dan evaluasi pelakeesanaan PSN irigasi
Staf ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Herson B. Aden saat menghadiri secara virtual Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan PSN Irigasi dan PSN Food Estate Kalteng TA.2021. (kp/ist)

Palangka Raya, KP – Staf ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Herson B. Aden menghadiri Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Irigasi dan PSN Food Estate Kalteng TA.2021.

Kegiatan ini dihadiri secara vierual dari Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (2/2) yang juga diikuti.pihak terkait.

Kalimantan Post

Sahli Herson B. Aden : Rencana Ekstentifikasi Program Food Estate Tahun 2022 Seluas 20.000 Hektar

Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Wahyu Utomo saat pimpin Rapat

Rapat dipimpin langsung oleh Deputi Bidang Koordinasi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Wahyu Utomo. Hadir juga Asisten Deputi Perencanaan, Pengembangan Kawasan Strategis Ekonomi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Tulus Hutagalung.

Wahyu Utomo saat.menyampaikan arahannya terkait dengan PSN Irigasi, mengaku pihaknya cukup banyak tanggung jawab yang diemban dari Kementerian PUPR.

Dikatakan, “kami tetap menginginkan proyek-proyek PSN bias diselesaikan sebelum Tahun 2024. Untuk Proyek irigasi kriteria penyelesaian nya adalah imponding.

“Ini yang kami harapkan agar supaya proyek-proyek yang jumlahnya cukup banyak yakni ada 9 yang sudah kami catat, 8 diantaranya sudah masuk rekontruksi dan ini kita upayakan diselesaikan Tahun 2024”, tutur Wahyu Utomo.

Kembali ia berharap melalui Rapat ini, dapat disusun rencana aksi yang terukur sehingga dapat teridentifikasi permasalahannya agar bias dilakukan kegiatan monitoring sejak awal.

Dikemukakan, 2 proyek ini yaitu PSN Irigasi dan PSN Food Estate dapat diselesaikan secepatnya sehingga capaian dari berbagai proyek PSN bias dilaporkan ke Presiden RI.

Terkait progres intensifikasi, Herson B. Aden menjelaskan pelaksanaan intensifikasi Tahun 2020 – 2021 seluas 14.135 Ha, dengan luasan di Kabupaten Kapuas seluas 13.000 ha.

Sampai saat ini diakui, realisasi tanam seluas 13.000, luas panen 13.000 Ha, dengan produksi 44.512 ton GKG (produktivitas 3,50 Ton/ha GKG) dan di Kabupaten Pulang Pisau seluas 1.135 ha, realisasi tanam seluas 1.135 ha luas panen 519 Ha (616 ha belum tanam/panen), dengan produksi 2.126 ton GKG (produktivitas 4,09 ton/ha GKG).

Baca Juga :  Antisipasi Dampak Kenaikan BBM, Gubernur Minta Perketat Pengawasan

Adapun hambatan yang dihadapi yakni terbatasnya Sumber Daya Manusia di kawasan Food Estate. Rencana target ektensifikasi tahun 2022 seluas 20.000 ha, tersedia SID 16.229 ha dan tahun 2022 dianggarkan untuk SID seluas 20.000 ha.

Sementara itu, pelaksanaan ekstentifikasi pada Tahun 2021 seluas 16.643,66 Ha, masih proses persiapan tanam dengan luasan di Kabupaten Kapuas seluas 12.275,96 ha dan di Kabupaten Pulang Pisau seluas 3.874,39, ha.

Adapun hambatan yang dihadapi yakni masih tingginya genangan air di lahan, sehingga sebagian belum dilaksanakan penanaman. (drt/k-10)

Iklan
Iklan