Martapura, KP – Bupati H Saidi Mansyur mengikuti Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2022 oleh Kementerian PPPA via zoom meeting, di Aula Barakat Martapura, kemarin.
Bupati Saidi mengatakan, pelaksanaan evaluasi KLA merupakan momen penting dalam rangka mengevaluasi program-program yang telah dicanangkan dan ditetapkan untuk menciptakan SDM berkualitas tinggi di masa depan.
”Untuk mewujudkan semua itu, perlu merapatkan barisan, menyamakan persepsi dan langkah, sehingga kebijakan dan program disusun benar-benar saling bersinergi, mengisi dan tidak tumpang tindih,” tandasnya.
Dijelaskannya, kebijakan KLA bertujuan mensinergikan sumber daya pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, sehingga hak-hak anak dapat lebih dipastikan.
Dia pun memaparkan, kebijakan pengembangan KLA secara nasional saat ini telah memasuki tahun ke 16 dan selama kurun waktu tersebut telah dihasilkan beberapa kegiatan yang menghantarkan Kabupaten Banjar meraih penghargaan Predikat Pratama KLA dalam 3 tahun berturut-turut, sejak 2019, 2020 dan 2021.
”Prestasi tersebut dapat kita raih tentunya berkat kerja keras semua pihak, semoga melalui evaluasi ini pengembangan KLA bisa ditingkatkan agar Kabupaten Banjar kembali meraih penghargaan lebih tinggi,” harapnya.
Dia menambahkan, Bappedalitbang Banjar juga berperan aktif, terutama dalam mengkoordinasikan agar pembangunan anak dapat dilakukan secara lebih holistik, integratif dan berkelanjutan.
”Oleh karena itu kami sangat berharap penguatan koordinasi stakeholder terus ditingkatkan melalui mekanisme gugus tugas yang telah dibentuk,” harapnya. (Wan/K-3)















