para tersangka langsung kabur meninggalkan korban yang sudah tak berdaya
BANJARMASIN, KP – Dua tersangka pengeroyokan diamankan anggota Buru Sergab (Buser) Polsekta Banjarmasin Barat, saat berada di rumahnya masing-masing, Jum’at lalu (24/6).
Adapun tersangka yakni Edo Febrian (24), warga Jalan Belitung Darat Gang 17 Juli RT 23 Banjarmasin Barat. Sedangkan satunya masih dibawah umur, berinisial MF (17), warga Jalan Sakapermai Banjarmasin Barat. Salah satu tersangka berinisial AR masih dalam pencarian.
Dari keterangan, Edo, MF dan AR diduga melakukan penganiayaan terhadap korban bernama M. Ramadhani (38), warga Jalan Cendana III B RT 01 Banjarmasin Utara.
Akibatnya peristiwa ini, korban mengalami luka sobek pada bagian bahu kanan dan luka sobek di pergelangan tangan kanan.
Kapolsekta Banjarmasin Barat, Kompol Faisal Rahman Sik melalui Kanit Reskrim, Ipda Hendra Agustian Ginting, saat dikonfirmasi Senin (27/6), membenarkan telah mengamankan dua tersangka pengeroyokan itu. Sedangkan salah satu tersangka lain masih diburu.
Dijelaskan, peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Sabtu (26/3) silam, sekitar pukul 04.00 WITA.
Berawal saat korban melintas dengan sepeda motor di depan Toko Fennov Jalan Belitung Darat, Banjarmasin Barat.
Di lokasi yang sama, ketiga tersangka yang diduga dalam keadaan mabuk berat langsung menyuruh korban untuk berhenti.
Tanpa sebab dan ada banyak bicara lagi, para tersangka ini langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.
Beruntung korban yang sempat berteriak minta tolong, dapat diselamatkan oleh warga sekitar yang melihat kejadian.
Sejurus itu, para tersangka langsung kabur meninggalkan korban yang sudah tak berdaya lagi.
Sementara oleh warga, korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit terdekat dan nyawa korban dapat diselamatkan.
Lalu korban pun langsung melaporkan kejadian ini ke Mapolsekta Banjarmasin Barat.
“Tiga bulan melakukan pencarian, dua tersangka dapat dibekuk dan dibawa ke Mapolsekta Banjarmasin Barat, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya. Satu tersangka lagi masih dicari keberadaannya,” tegasnya. (fik/K-4)















