Wilayah IUP PT BMB, Diobok Penambang Ilegal

Rantau, KP – Wilayah Ijin Usaha Pertambangan (IUP) PT BMB (Binuang Mitra Bersama) “diobok” oleh penambang ilegal.

Itu tepatnya di Desa Pantai Walang Kecamatan Bungur diamankan Tim Unit Tipiter Satreskim Polres Tapin.

Ada empat pelaku diamankan berinisial HS (50) selaku penanggung jawab dan pemodal, NE (38), M (50) dan K (28) turut diamankan beserta dua alat berat jenis Komatsu PS200 dan CAT 32o di Polres Tapin.

Kapolres Tapin AKBP Ernesto Saiser didampingi Wakapolres Tapin Kompol Winda Adhiningrum, Kabag Ops AKP Faisal Amri Nasution dan Kasat Reskim AKP Haris Wicaksono, gelar kasusnya itu, Kamis (25/8).

Berita Lainnya
1 dari 1.766
loading...

Kapolres menjelaskan, aktivitas penambang ilegal batubara, ini memang di kawasan IUP Milik PT Binuang Mitra Bersama.

“Pengungkapan kasus atas informasi masyarakat,” ujarnya lagi.
Ditambahkan Kapolres hasil dari pemeriksaan terhadap pelaku bahwa melakukan aktivitas baru satu bulan dan hasil dari penambangnya belum sempat dijual.
Sementara Kasat Reskim Polres Tapin AKP Haris Wicaksono menambahkan, saat dilakukan penangkapan pelaku masih melakukan aktifitas penambangan.

Sementara lokasi penambangan ilegal yang dikerjakan pelaku cukup jauh dari jalan houling sehingga tidak diketahui hingga saat ini.

Untuk pasal yang disangkakan kepada keempat pelaku yakni pasal 158 UU Minerba Nomor 3 Tahun 2020 Perubahan atas UU Minerba nomor 4 tahun 2009 yaitu setiap orang yang melakukan penambangan tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak seratus miliar rupiah.(abd/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya