3 Pejabat Teras Dilantik Paman Birin, Kepala Bakeuda Dipercayakan ke Subhan Noor Yaumil dan Dinas PUPR Diisi Ahmad Solkan

Banjarmasin, KP – Terjadi kekosongan cukup lama, akhirnya Gubernur Sahbirin Noor melantik tiga pejabat terasnya di Pemprov Kalsel.

Prosesi pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama ini bersama 11 pejabat administrator dan 58 pejabat pengawas.

Tiga pejabat teras itu diantaranya adalah Subhan Nor Yaumil mengisi posisi Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Kalsel. Jabatan sebelumnya yang dipegang Subhan adalah Asisten Administrasi Setdaprov Kalsel.

Kemudian, posisi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel yang cukup lama hanya diisi pelaksana tugas (plt) kini definitif ditempati Ahmad Solhan.

Sebelumnya, Ahmad Solhan merupakan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Kalsel.

Pejabat eselon II lainnya adalah Dinansyah. Dia dipercaya Gubernur Kalsel mengisi posisi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Kalsel, dan melepas jabatan sebelumnya Sekretaris Bakeuda Provinsi Kalsel.

Total ada 72 pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya secara massal oleh Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Rabu (23/11/2022). Termasuk, 11 pejabat administrator dan 58 pejabat pengawas turut mengikuti prosesi pelantikan.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Paman Birin berpesan agar memberikan dedikasi, loyalitas dan kinerja yang tinggi.

Berita Lainnya
1 dari 11
loading...

“Segera beradaptasi dengan suasana dan lingkungan kerja yang baru. Sebab, saat ini kita harus bergerak lebih cepat. Jaga solidaritas dan tingkatkan kepekaan sosial dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ucap Ketua DPD Partai Golkar Kalsel ini.

Paman Birin menekankan agar segera menuntaskan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan di Kalsel. Dengan catatan harus sesuai target dan sasaran yang telah disepakati bersama.

“Pelantikan pejabat di lingkungan Pemprov Kalsel merupakan upaya untuk mengoptimalkan segala sumber daya dan potensi yang dimiliki untuk mencapai visi dan misi Provinsi Kalimantan Selatan,” tegas Paman Birin.

Dia menyebut masih banyak agenda agenda pembangunan yang harus dikerjakan. Utamanya, menyiapkan Kalsel sebagai gerbang Ibukota Negara Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur.

“Selain itu, dinamika sosial ekonomi saat ini membutuhkan kesigapan dan respon yang tepat melalui strategi kebijakan sinergi penyelenggaraan pemerintahan daerah,” bebernya.

Masih kata Paman Birin, dengan terisinya jabatan-jabatan strategis ini, dirinya berharap para pejabatnya segera bekerja, melakukan konsolidasi dan koordinasi. Ini agar tugas dan fungsi instansi yang dipimpin dapat berjalan secara maksimal.

“Proses mutasi dan promosi ini diselenggarakan setelah dilakukan pertimbangan yang didasarkan pada objektivitas, kompetensi dan kualifikasi, syarat jabatan dan penilaian prestasi kinerja, serta kreatifitas dan kualitas kepemimpinan masing-masing aparatur. Hal ini berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Paman Birin seraya menyebut jika Pemprov Kalsel menerapkan manajemen pegawai negeri sipil (PNS) berdasar sistem merit.(Nau/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. TerimaSelengkapnya