Banjarbaru, KP – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru tengah mempersiapkan pengurangan penggunaan kertas dalam pengelolaan administrasi pada 2023, dan beralih ke dokumen digital atau paperless, melalui aplikasi Srikandi.
Dalam persiapannya, Pemko Banjarbaru menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) operasional Aplikasi Srikandi, di Ruang TIK Dinas Kominfo Kota Banjarbaru, Kamis (17/11/2022).
Kepala Dinas Kominfo, Asep Saputra mengatakan, digitalisasi arsip sangat penting dilakukan agar tidak ada lagi kertas-kertas yang menumpuk di meja kerja, sehingga proses administrasi bisa dilakukan dalam waktu yang lebih cepat.
“Mempermudah koordinasi, tracking surat, mengangkat mutu layanan publik, dan tentunya terintegrasi dengan kementerian atau lembaga lainnya yang sudah menggunakan aplikasi Srikandi,” katanya.
Asep menambahkan, data aplikasi Srikandi terintegrasi dengan aplikasi berbasis cloud, yang disimpan di Pusat Data Nasional (arsip.go.id).
“Instansi tidak perlu menyediakan infrastruktur, dengan Srikandi arsip lintas unit kerja berlangsung lebih cepat, mudah dan aman,” imbuhnya.
Ditambahkan, pembuatan dokumen, pengiriman, dan penerimaan naskah dinas dapat dilakukan secara elektronik dan kapanpun (online).
“Dengan aplikasi Srikandi, pengelolaan naskah dinas sebagai arsip dapat dilakukan lebih mudah oleh unit kerja, sehingga dapat mewujudkan tata kelola sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan transparan,” tuturnya. (dev/K-7)















