RANTAU, Kalimantanpost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui Safari Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang digelar di TK Negeri Pembina Rantau, Kabupaten Tapin, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Perikanan Kabupaten Tapin dihadiri
Ketua GOW Tapin Hj Elya Hartati Juanda, Perwakilan Dinas Perikanan dan Kelautan Kalsel, Plt Dinas Perikanan Tapin dan jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Tapin
Perwakilan Pengurus Tim Penggerak PKK Kalsel, Hj Masrupah mengatakan, Safari Gemarikan merupakan program berkelanjutan yang bertujuan meningkatkan Angka Konsumsi Ikan (AKI) sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya gizi berbasis protein hewani.
Menurut dia, ikan memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan dalam proses pertumbuhan anak, termasuk protein, vitamin, mineral, dan asam lemak omega-3 yang berperan dalam perkembangan otak.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan kebiasaan makan ikan sejak usia dini. Harapannya anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan memiliki kemampuan belajar yang lebih baik karena kebutuhan gizinya terpenuhi,” kata Masrupah.
Ia menilai pembiasaan konsumsi ikan perlu dimulai dari lingkungan keluarga dan sekolah agar menjadi bagian dari pola makan sehari-hari anak.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Tapin Hj Faridah Yamani menyambut baik pelaksanaan Safari Gemarikan yang dinilai mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sejalan dengan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan. Edukasi seperti ini sangat diperlukan agar anak-anak terbiasa mengonsumsi makanan bergizi,” ujarnya.
Menurut Faridah, konsumsi ikan menjadi salah satu faktor penting dalam memenuhi kebutuhan gizi anak, terutama pada masa pertumbuhan yang menentukan kualitas kesehatan dan kecerdasan di masa depan.
Faridah menambahkan, peningkatan konsumsi ikan juga memiliki kaitan erat dengan upaya percepatan penurunan stunting yang menjadi prioritas pemerintah pusat maupun daerah.
Dengan asupan gizi yang cukup dan seimbang, anak-anak diharapkan dapat tumbuh optimal, baik secara fisik maupun kognitif.
“Melalui program ini kami berharap semakin banyak keluarga yang menjadikan ikan sebagai menu utama di rumah sehingga anak-anak terhindar dari stunting dan tumbuh menjadi generasi yang sehat serta berdaya saing,” katanya.
Safari Gemarikan merupakan salah satu program nasional yang terus digencarkan di berbagai daerah sebagai bagian dari kampanye peningkatan konsumsi ikan.
Selain memperkenalkan manfaat ikan bagi kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi kepada orang tua dan tenaga pendidik mengenai pentingnya pemenuhan gizi sejak usia dini.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, PKK, dan satuan pendidikan, program tersebut diharapkan mampu membangun budaya gemar makan ikan di tengah masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (abd/KPO-4)















