Banjarmasin, KP – Petugas Puskemas Pekauman melakukan pemeriksaan kepada beberapa siswa SDN Kelayan Selatan 1 yang dilaporkan menderita penyakit scabies, Senin (5/12).
“Alhamdulillah sudah ditindaklanjuti, petugas puskesmas datang ke sekolah,” kata Plh Kepala SDN Kelayan Selatan 1 Banjarmasin, Asiati kepada wartawan.
Tidak hanya melakukan pemeriksaan dan memberikan obat saja kepada empat siswa yang menderita penyakit gatal pada kulit, pihak Puskesmas juga melakukan penyuluhan kepada seluruh siswa yang dikumpulkan dalam satu ruangan, terkait penyakit scabies yang cukup meresahkan itu.
Hal ini dikarenakan sudah dua sekolah di Kota Banjarmasin yang dilaporkan ada siswa yang menderita penyakit kulit menular itu.
“Tapi siswa yang menderita scabies sudah diberikan penyuluhan terpisah di ruang kantor guru usai pemeriksaan,” katanya.
Sementara, siswa yang sudah dilakukan pemeriksaan diarahkan untuk melakukan pengobatan ke puskesmas setempat.
“Selain siswa kami, anggota keluarga yang terjangkit juga diminta agar segera berobat di Puskesmas langsung,” tuturnya.
Selain itu, Puskesmas merekomendasi agar siswa yang menderita penyakit scabies untuk mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dulu untuk sementara waktu.
Namun saat ini sudah menjelang libur sekolah, mengingat hari ini merupakan hari terakhir siswa mengikuti ulangan sekolah. “Tanggal 20 sudah bagi raport dan memang menghadapi masa libur semester,” ujarnya.
Sementara itu, Silva Kartira siswi kelas 5 yang sudah menderita penyakit scabies selama dua bulan itu diminta dokter yang memeriksanya agar rutin meminum obat yang telah diberikan.
“Disuruh minum obat dua kali sehari. Kalau salepnya dioles tiga kali sehari sehabis mandi,” katanya.
Selain itu, ia diminta dokter untuk menghindari mengonsumsi beberapa jenis makanan yang bisa menimbulkan gatal dalam masa pengobatan. “Jangan makan ayam dan telur serta jangan mandi ke sungai dulu,” ujarnya.
Setelah pemeriksaan hari ini, ia mengaku juga diminta untuk kembali berobat ke Puskesmas pada Selasa (6/12), karena penyakit yang ia derita itu turut menularkan adiknya di rumah. Namun memang sebelumnya juga sudah diminta agar diajak berobat ke Puskesmas.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, dr M Ramadhan mengatakan, telah mengintruksikan Puskesmas terdekat untuk melakukan pemeriksaan kepada siswa yang menderita scabies.
“Kita sudah meminta agar Puskesmas melakukan pemeriksaan,” kata Ramadhan kepada wartawan, usai rapat evaluasi serapan anggaran, Senin.
Ramadhan mengakui, penyakit gatal pada kulit atau scabies ini sebenarnya mudah diobati, namun dilakukan rutin dan harus disertai prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).
“Penyakit kulit ini terkait lingkungan, cuaca, pola hidup bersih dan sehat. Apalagi dengan banjir rob yang memungkinkan penularan penyakit scabies ini,” jelasnya.
Bahkan penyakit yang mudah menular ini juga bisa terjadi berulang kali, jika tidak dilakukan pengobatan secara tuntas. “Jadi pengobatannya harus intensif, agar cepat sembuh dan tidak menularkan kepada yang lainnya,” kata Ramadhan. (lyn/net/K-7)















