Oleh : Ade Hermawan
Calon Jamaah Haji
Selama dua tahun terakhir pemerintah Arab Saudi membatasi jumlah jemaah haji karena virus corona. Pada Pemberangkatan pada 2023 ini merupakan pemberangkatan kedua pasca pandemi. Pihak berwenang Arab Saudi mengatakan pihaknya akan menjalankan ibadah haji tahun ini dengan jumlah jemaah normal, sebagaimana jumlah yang ditetapkan kerajaan pada masa pra-pandemi.
Menindaklanjuti kebijakan pemerintah Arab Saudi tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia beserta seluruh jajarannya dari tingkat nasional, provinsi sampai kabupaten/kota sebagai leading sector pelaksanaan ibdah haji telah melakukan berbagai kegiatan pelayanan persiapan keberangkatan calon jamaah 2023 ini. Dalam tulisan ini penulis akan menggambarkan kegiatan pelayanan persiapan keberangkatan calon jemaah haji pada 2023 yang dilakukan oleh kantor kementerian agama kabupaten/kota sebagai instansi ujung tombak dalam pemberian pelayanan persiapan keberangkatan calon jemaah haji Indonesia. Rangkaian kegiatan pelayanan persiapan keberangkatan calon jamaah haji tahun 2023 yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota, meliputi pelayanan informasi haji, pelayanan fasilitasi pengurusan dokumen haji, dan pelayanan fasilitasi pemeriksaan kesehatan.
Pelayanan informasi haji yang dilaksanakan oleh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota dilaksanakan secara langsung dan tidak langsung. Pelayanan informasi haji secara langsung dilakukan manakala calon jemaah datang langsung ke kantor untuk meminta informasi sekitar haji. Sedangkan pelayanan informasi secara tidak langsung dilakukan dengan menggunakan media sosial seperti Whatsapp, email dan google form. Pelayanan informasi haji yang dilaksanakan Kemenag kabupaten/kota, meliputi pemanggilan calon jamaah haji yang masuk estimasi berangkat, Manasik mandiri (manasik haji sepanjang tahun), pengumpulan dokumen persyaratan haji, serta informasi pelunasan ongkos naik haji.
Pada tahap awal pelayanan persiapan keberangkatan calon jamaah haji yang dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/ kota adalah menghubungi atau memanggil calon jamaah haji Kabupaten/ kota yang nomor porsi hajinya masuk estimasi keberangkatan haji tahun 2023 sesuai jumlah quota yang diberikan oleh kementerian agama Republik Indonesia seraya meminta para calon jamaah haji untuk mengumpulkan dokumen persyaratan keberangkatan haji. Kemudian Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota bekerja sama dengan Kemenag provinsi Kalsel, Unit Pelaksana Teknis Asrama Haji embarkasi Kalsel serta pihak ketiga menyelenggarakan manasik haji sepanjang tahun atau mandiri.
Kemudian Kemenag kabupaten/kota menyampaikan informasi mengenai pelunasan ongkos naik haji, dalam hal ini jumlah biaya yang harus dilunasi serta jangka waktu pelunasannya. Dimana untuk pelunasan ongkos naik haji tahun 2023 ini terdiri dari tiga kelompok, yaitu calon jamaah haji lunas tunda tahun 2020, lunas tahun 2020, dan calon jamaah haji baru.
Dan kemudian Kemenag menerima bukti pelunasan ongkos naik haji tersebut. Untuk kasus di beberapa kabupaten/kota, ternyata terdapat beberapa orang calon jamaah haji yang tidak melakukan pelunasan. Untuk itu Kemenag menghubungi para calon jamaah haji tersebut. Dan ternyata alasan mereka tidak melakukan pelunasan dana haji adalah karena calon jamaah hajinya sudah meninggal dunia, kemudian ada yang tidak mampu melunasi, serta memang ada yang menunda keberangkatannya.
Pelayanan fasilitasi pengurusan dokumen haji oleh Kemenag, meliputi memfasilitasi calon jemaah haji yang akan membuat pasfor baru atau memperpanjang paspor yang akan kadaluarsa dengan pihak kantor imigrasi. Kemudian mempasilitasi perekaman foto yang memenuhi syarat keberangkatan haji dengan pihak studio foto. Kemudian membantu calon jamaah haji melakukan perekaman biometrik untuk mendapatkan visa dai pemerintah Arab Saudi. Pelayanan pembuatan pasfor baru atau perpanjangan calon jamaah haji difasilitasi oleh Kemenag dengan membuat dan mengirimkan surat rekomendasi pembuatan pembuatan pasfor bagi calon jemaah haji secara kolektif.
Kemudian atas dasar surat rekomendasi tersebut pihak kantor imigrasi akan menjadwalkan waktu khusus pembuatan pasfor bagi calon jemaah haji. Kemudian Kemenag juga memfasilitasi calon jemaah haji dalam mencetak foto yang sesuai sesuai ketentuan yang telah ditentukan yaitu dengan bekerja sama dengan studio foto yang profesional dan sudah berpengalaman. Kemudian yang terbaru dari pelaksa
naan ibadah haji tahun 2023 ini adalah perekaman biometrik secara mandiri dalam pembuatan visa.
Visa calon jemaah haji diusulkan secara online dengan menggunakan applikasi Saudi Visa Bio. Pada pelaksanaannya ternyata penggunaan applikasi ini dirasa cukup sulit karena bisa memakan waktu sampai berjam-jam baru bisa berhasil melakukan penyecanan sidik jari, itupun harus menggunakan Handphone yang canggih. Alhamdulillah berkat bantuan dari seluruh pegawai seksi Haji dan Umrah Kemenag dalam membantu calon jamaah haji sampai berhasil melakukan perekaman biometrik.
Pelayanan fasilitasi pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan oleh Kemenag dengan bekerja sama dengan pihak Dinas Kesehatan kabupaten/kota dan jajarannya seperti rumah sakit umum daerah dan puskesmas yang ada di seluruh kecamatan yang ada di Pemkab/Pemko. Seperti Dinas Kesehatan memberikan pembinaan kesehatan bagi calon jamaah haji, melaksanakan test kebugaran bagi calon jamaah haji, memberikan suntikan maningitis dan influensa. Kemudian RSUD melayani pemeriksaan medical check up bagi calon jamaah haji.
Dan puskesmas memberikan vaksinasi covid dosis 1, 2 dan boster bagi calon jamaah haji dan menginput data kesehatan calon jamaah haji di aplikasi siskohat. Pelaksanaan ibadah haji tahun 2023 ini banyak diikuti oleh calon jamaah yang sudah lanjut usia. Oleh karena itu untuk tahun 2023 ini pelaksanaan hajinya dinamakan ibadah haji ramah lansia. Oleh karena itu Kemenag bekerja sama dengan Dinas Kesehatan setempat melaksanakan penyuluhan kesehatan haji kepada calon jamaah haji dengan harapan agar calon jamaah haji menjaga dan memelihara kesehatannya mulai dari keberangkatan, kemudian pada saat melakukan rangkaian ibadah haji dan kembali ke tanah air dengan kondisi sehat wal’afiat. Kemudian Dinas Kesehatan juga menyelenggarakan test kebugaran bagi seluruh calon jamaah haji. Sebelum Test kebugaran dilakukan pihak petugas kesehatan melakukan interview seputar riwayat penyakit yang pernah diderita kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan haji.
Dan jika dari hasil pemeriksaan kesehatan dinyatakan sehat maka calon jamaah haji diijinkan untuk melaksanakan test kebugaran. Kemudian dinas kesehatan juga memberikan suntikan vaksin meningitis dan influensa kepada calon jamaah haji dengan harapan pada saat melaksanakan ibadah haji di tanah suci agar tetap sehat wal’afiat. Semua biaya pelaksanaan kegiatan penyuluhan kesehatan haji, test kebugaran dan pemberian vaksin ditanggung oleh pihak Dinas Kesehatan Kabupaten/kota. Demikian juga untuk pemeriksaan kesehatan dan pemberian vaksin copid dosis, 1, 2 dan boster, serta penginputan data
kesehatan calon jamaah haji dilakukan oleh seluruh Puskesmas yang ada di seluruh kabupaten/kota semua gratis atau tanpa dipungut biaya. Kecuali untuk Medical Check Up di Rumah Sakit Umum Daerah calon jamaah haji harus membayar kurang lebih Rp470.000/orang.
Hasil dari semua pelayanan yang diberikan oleh Kemenag, kantor imigrasi, Dinas Kesehatan, Puskesmas kecamatan, dan RSUD adalah kesimpulan apakah seorang calon jamaah haji memenuhi syarat Istito’ah atau tidak. Terakhir nanti di asrama haji atau embarkasi haji akan dilakukan pengujian akhir apakah apakah seorang calon jamaah haji bisa diberangkatkan atau ditunda keberangkatannya ke tanah suci untuk melaksanakan ibadah haji.
Kita sebagai calon jemaah haji merasa bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan pelayanan terbaik dan dengan tulus ihklas kepada calon jamaah haji, Khususan kepada semua Pegawai Seksi Haji dan Umrah Kementerian Agama kota Banjarbaru, Kantor Imigrasi Banjarmasin, Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, dan seluruh petugas puskesmas kecamatan di wilayah kota Banjarbaru. Semoga pian-pian sabarataan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah Subhana Wata’ala, dan kami calon jamaah haji dapat menjalankan ibadah haji dengan mudah, lancar, sehat dan selamat serta kembali ke tanah air dengan menyandang gelar haji mabrur. Aamiin.










