Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Heboh di Medsos Jamaah Calon Haji UPG 14 ‘Ditelantarkan’, Ternyata Ini Maksudnya

×

Heboh di Medsos Jamaah Calon Haji UPG 14 ‘Ditelantarkan’, Ternyata Ini Maksudnya

Sebarkan artikel ini
Kasi Layanan Akomodasi Daker Madinah, Ali Machzumi. (kalimantanpost.com/Antara)

MADINAH, kalimantanpost.com – Viral di media sosia jemaah calon haji UPG 14 asal Kabupaten Luwu Utara dinarasikan ‘terlantar’ dan diusir dari hotel.

Terlihat dalam video tersebut, jemaah duduk-duduk di luar hotel bersama tas milik mereka.

Kasi Layanan Akomodasi Daker Madinah Ali Machzumi. Dirinya memastikan jamaah calon haji Kelompok Terbang (Kloter) 14 Embarkasi Makassar (UPG 14) tidak telantar, tetapi hanya dipindahkan tempat penginapannya lebih dekat dengan Masjid Nabawi.

Hal tersebut disampaikan Ali Machzumi saat dimintai klarifikasi terkait viralnya potongan video yang dinarasikan terjadi penelantaran jamaah calon haji UPG 14.

“Jamaah UPG 14 asal Kabupaten Luwu Utara tidak telantar, hanya dipindahkan ke hotel yang lebih strategis,” ucap Ali.

Potongan video yang viral, kata dia, adalah suasana saat proses pemindahan jamaah dari hotel asal ke hotel berikutnya.

“Sebenarnya ini masalah sudah selesai. Di awal hanya ada miskomunikasi. Pihak majmuah memindahkan jamaah ke hotel yang lebih dekat dengan Masjid Nabawi,” katanya.

Ia menjelaskan mereka dipindahkan ke hotel yang lebih dekat dengan Masjid Nabawi dan sama sekali bukan ditelantarkan.

“Jamaah calon haji asal Kabupaten Luwu Utara sekarang sudah berada di hotelnya,” kata Ali.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulsel Iqbal Ismail yang menjelaskan bahwa potongan video yang menyebut jamaah Luwu Utara telantar tidak benar.

“Bukan diterlantarkan tetapi dipindahkan ke hotel yang jauh lebih bagus dan dekat dengan Masjid Nabawi. Kemudian teman-teman rombongannya yang lain panik dikira diusir justru diberi hotel yang lebih dekat karena banyak lansia yang di kloter itu,” katanya.

Ketua Kloter 14 Luwu Utara Ahwan melalui rekaman video juga ikut meluruskan informasi yang berkembang.

Baca Juga:  Desa Terancam Disanksi Jika Tak Gunakan Anggaran untuk Covid-19

Dia mengatakan hal itu terjadi saat perpindahan hotel yang sebenarnya telah disepakati sebelumnya.

“Jadi, pindah hotel ini dilakukan agar jamaah lebih dekat dengan Masjid Nabawi. Jarak hotel yang diberikan itu justru berjarak 50 meter saja dari masjid dan ini sangat strategis dan membantu kita, hanya yang terlihat di video itu proses perpindahannya. Jadi, bukan telantar,” katanya. (Ant/KPO-3)

Iklan
Iklan