Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Polda Kalsel Terus Telusuri

×

Polda Kalsel Terus Telusuri

Sebarkan artikel ini
Kombes Pol M Rifa'i didampigi AKBP Ernesto Saiser dan Kasubdit III AKBP Jupri Tampubolon

Banjarmasin, KP- Penyidik Polda Kalsel berupaya menelusuri sisa aset gembong narkoba Fredy Pratama.

“Kasus ini terus berjalan dan kita kembangkan bersama Bareskrim termasuk penelusuran aset-asetnya,” kata Wakil Direktur Reserse Narkoba

Android

Polda Kalimantan Selatan AKBP Ernesto Saiser, bersama Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i dan Kasubdit III AKBP Jupri Tampubolon, Selasa (12/9).

Selain pengungkapan tindak pidana narkoba sebagai kasus awal, penyidik Polda Kalsel juga fokus membongkar Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang dilakukan jaringan Fredy.

Ernesto menyebut TPPU sebagai langkah tegas Polri memiskinkan bandar agar tidak bisa lagi menjalankan bisnis narkoba.

Diketahui, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalsel telah berhasil menyita aset senilai Rp43,93 miliar dari jaringan narkoba internasional yang dikendalikan Fredy Pratama sebagai sang buronan Bareskrim Polri.

Aset hasil TPPU tersebut disita dari orang tua Fredy, Lian Silas yang berdomisili di Banjarmasin.

Bareskrim juga telah menetapkan Lian Silas sebagai tersangka bersama puluhan orang lainnya dalam jaringan pencucian uang
Ernesto katakan, seluruh aset sudah mendapatkan ketetapan sita dari Pengadilan Negeri Banjarmasin.

Adapun dalam pengungkapan kasus narkoba pada rentang waktu selama 2019 hingga 2023 yang disinyalir terafiliasi dengan jaringan Fredy, pihak Polda Kalsel berhasil menangkap 92 tersangka dengan total barang bukti 1,03 ton sabu-sabu dan 284.228 butir ekstasi.

Dalam konfrensi pers ini, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi dan Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya turut hadir di Bareskrim untuk menjelaskan hasil pengungkapan TPPU narkoba jaringan Fredy di Kalsel. (ant/fik/K-2)

Iklan
Baca Juga:  Tito Karnavian Sebut di Era Reformasi, Pers Sangat Bebas dan Terbuka
Iklan