Paman Birin Terima Penghargaan
Peduli Pendidikan Anak Usia Dini dan HIMPAUDI di Kalsel

GUBERNUR Kalsel H. Sahbirin Noor atau Paman Birin menerima penghargaan atas kepedulian pendidikan usia dini dan Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (HIMPAUDI) di Kalsel.

Penghargaan itu diserahkan Plt. Direktur Pendidikan Usia Dini, Komalasari, M.Pd dalam kegiatan HUT ke-18 Jambore II, Musyawarah Wilayah V HIMPAUDI Provinsi Kalsel di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalsel Jumat (6/10).

Paman Birin menyampaikan rasa terimakasih dan akan turut mengembangkan pendidikan usia dini di Banua.

Disampaikan Paman Birin, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan, menitikberatkan pada peletakan dasar bagi pertumbuhan dan perkembangan fisik, kecerdasan, sosial emosional, bahasa dan komunikasi, yang disesuaikan dengan keunikan dan tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

“Pada periode emas usia anak 0-5 tahun, tumbuh kembang anak perlu dioptimalkan dengan baik.

Berita Lainnya
1 dari 3,073

Kita semua memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pondasi yang kuat bagi perkembangan mereka,” katanya.

Karena itu, menurut Paman Birin keberadaan PAUD ditengah masyarakat memiliki peranan besar dalam memberikan kesempatan yang seluas-luasnya bagi setiap anak untuk mengenyam pendidikan usia dini.

HIMPAUDI sebagai organisasi yang menghimpun pendidik dan tenaga kependidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam mengembangkan kompetensi pendidik PAUD yang tentunya memiliki korelasi positif terhadap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini.

“Pada usia dini, pendidikan bukan hanya tentang menulis dan belajar, justru yang paling penting adalah membentuk karakter, membangun kreativitas dan interaksi sosial anak serta mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujarnya.

Paman Birin juga menyebutkan, seorang pendidik PAUD dituntut mampu merancang kegiatan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, bermain tetapi sambil belajar.

“Karena anak belajar dari apa yang dilihat, didengar dan dirasakan, maka melalui pembiasaan perilaku baik yang diterapkan dalam setiap aktivitas anak, para pendidik dapat mengamati proses tumbuh kembang anak didik dan selanjutnya mengembangkan sesuai dengan minat dan bakatnya masing-masing,” tambahnya. (adv/K-2)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
Berita Menarik Lainnya

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya