Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Sopir Diduga Mengantuk, Mobil Masuk Jurang di Gunung Kayangan Pelaihari

×

Sopir Diduga Mengantuk, Mobil Masuk Jurang di Gunung Kayangan Pelaihari

Sebarkan artikel ini
IMG 20231210 WA0022 e1702196655687
Evakuasi mobil minibus yang terperosok ke jurang di gunung kayangan. (Kalimantanpost.com/Repro warga)

PELAIHARI, Kalimantanpost.com – Kecelakaan tunggal mobil dari arah Banjarmasin jatuh ke jurang yang berada di kawasan Gunung Kayangan, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari Minggu (10/12/2023) sekitar pukul 06.00 Wita.

Kasat Lantas Polres Tanah Laut (Tala), Iptu Ananda Mustika Adya mengatakan mobil dengan nopol DA 1597 LO itu dikemudikan Muhammad Cahya (19) menuju Pelaihari dengan membawa tiga penumpang.

Kalimantan Post

Sesampainya di lokasi, pengemudi diduga mengantuk. Mobil yang dikemudikannya turun ke bahu jalan sebelah kiri. Membentur pohon.

“Setelah membentur pohon yang berada di sebelah kiri jalan, mobil kemudian terguling dan jatuh ke jurang,” sebut Ananda.

Empat orang mengalami luka berat. Semuanya merupakan warga Desa Sungai Riam, Kecamatan Pelaihari. Tidak hanya pengemudi, juga tiga penumpangnya Norjanah (36), Muhammad Jainul Rahnani (19), dan Purnama Ningsih (22).

Pengemudi mobil mengalami patah pada bagian kaki kanan. Sementara Norjanah mengalami luka pada bagian wajah sebelah kiri. Muhammad Jainul Rahnani mengalami patah kaki sebelah kanan, sedangkan Purnama Ningsih mengalami cedera pada bahu sebelah kanan.

Sementara itu evakuasi mobil korban, Bripka Khairi bersama dua anggota Satlantas Polres Tala lainnya meminta bantuan sopir yang melintas. Lantaran posisi minibus tersebut di area bawah, tidak memungkinkan ditarik ke bahu jalan.

Truk tersebut kemudian diarahkan menapaki jalan bawah di area kebun kelapa sawit setempat. Hujan yang kemudian mengguyur juga kian menyulitkan upaya evakuasi tersebut. Setelah reda dilanjutkan kembali menarik minibus itu. Tiga anggota Satlantas juga turut membantu dengan menggoyang-goyang minibus itu.

Selanjutnya penarikan kedua dilakukan dan berhasil meski harus secara pelan dan terukur. Minibus itu pun akhirnya terangkat dan berdiri normal, ditarik sekitar delapan meter dari lokasi terjatuh. Tampak kondisi bemper yang rusak berat dan kaca depan pecah. (Rzk/KPO-3)

Baca Juga :  SPBU Pramuka Disanksi, Pertamina Akui Celah Pengawasan Pertalite Roda Dua Masih Longgar

Iklan
Iklan