Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
EKONOMIKALTENGPalangka Raya

43 UMKM Ikut Festival Kuliner Nusantara, Dibuka Ketua TP PKK Kalteng Ivo Sugianto Sabran,

×

43 UMKM Ikut Festival Kuliner Nusantara, Dibuka Ketua TP PKK Kalteng Ivo Sugianto Sabran,

Sebarkan artikel ini
Pembukaan Festival Kuliner Nusantara ini diikuti oleh 43 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Palangka Raya, Sabtu (18/5/2024). (Kalimantanpost.com/Repro humaspemprovkalteng)

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Sebanyak 43 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti Festival Kuliner Nusantara ini diikuti oleh 43 Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di Kota Palangka Raya, Sabtu (18/5/2024).

Di Festival itu tidak hanya menyajikan kuliner saja, tetapi juga aneka produk khas Kalteng lainnya, seperti kerajinan rotan dan batik khas Dayak.

Festival Kuliner Nusantara dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalteng Ivo Sugianto Sabran didampingi Pj Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani dengan melakukan pemotongan pita sebagai tanda dibukanya Festival Kuliner Nusantara, Sabtu (18/5/2024).

Festival Kuliner Nusantara ini merupakan rangkaian kegiatan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dalam rangka Hari Jadi Kalteng ke-67, sebagai salah satu upaya menumbuhkembangkan sektor ekonomi kreatif, khususnya kuliner.

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran mengatakan Festival Kuliner Nusantara ini digelar untuk memperkenalkan aneka masakan khas Indonesia, khususnya Kalteng, sekaligus mengangkat produk makanan lokal, serta mendorong masyarakat untuk berkreasi mengembangkan kuliner lokal khas Kalteng.

“Penyelenggaraan Festival Budaya Isen Mulang dan Festival Kuliner Nusantara ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).

“Gerakan ini bertujuan untuk memajukan usaha para pelaku UMKM lokal, menggerakkan masyarakat agar bangga membeli dan menggunakan produk dalam negeri serta mengunjungi tempat wisata dalam negeri, sehingga produk dan destinasi wisata lokal kembali menguasai pasar domestik, untuk kemudian mampu bersaing di pasar internasional,” ujarnya.

Gubernur menyebut kegiatan FBIM tidak hanya ajang untuk melestarikan nilai-nilai seni, tradisi, dan keunikan budaya Kalteng dan mempromosikan pesona pariwisata yang ada di Bumi Tambun Bungai, tetapi juga untuk menggerakkan perekonomian masyarakat dan daerah.

Baca Juga:  Disdag Kalsel Jamin Ketersedian Sembako

Oleh karena itu, ia berpesan kepada seluruh masyarakat Kalteng menjadikan FBIM sebagai momentum menguatkan penerapan Falsafah Huma Betang, sebagai pegangan dan modal dasar pembangunan.

Ivo menambahkan, semangat Isen Mulang harus terus gelorakan bersama.

“Isen Mulang merupakan semboyan masyarakat Suku Dayak, yang bermakna Pantang Menyerah, Pantang Pulang Sebelum Menang, sebagai bentuk keuletan dalam menghadapi tantangan dan dinamika perkembangan zaman, untuk tidak pernah putus asa dan terus berjuang meraih kesuksesan,” tandasnya.

Hadir pada agenda tersebut Wakil Gubernur Kalteng H Edy Pratowo, Sekda Kalteng H Nuryakin dan istri Hj Anitha Nuryakin, unsur Forkopimda, Kepala Instansi Vertikal dan Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemprov Kalteng. (drt/KPO-3)

Iklan
Iklan