Iklan
Iklan
Iklan
HUKUM & PERISTIWA

Korban Meninggal Banjir Badang Lahar Berjumlah 50 Orang

×

Korban Meninggal Banjir Badang Lahar Berjumlah 50 Orang

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Suharyanto bersama Gubernur Sumbar meninjau lokasi banjir bandang lahar dingin di Kabupaten Agam, Selasa (14/5/2024). (Kalimantanpost.com/Antara)

KABUPATEN AGAM, Kalimantanpost.com – Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kota Padang Abdul Malik menyebutkan hingga Senin (13/5/2024) pukul 20.00 WIB korban jiwa akibat banjir bandang lahar dingin Gunung Marapi dan longsor di Sitinjau Lauik berjumlah 50 orang.

Rinciannya 20 korban di Kabupaten Agam, 16 dari Kabupaten Tanah Datar, tujuh warga di Kabupaten Padang Pariaman, dan masing-masing dua korban ditemukan di Kota Padang Panjang.

Dari 50 korban meninggal dunia tersebut 47 korban berhasil teridentifikasi sementara tiga masih dalam proses identifikasi pihak berwenang, sebut dia.

Sementara itu sejumlah langkah yang akan dilakukan pemerintah pascabanjir bandang lahar dingin Gunung Marapi yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat (Sumbar).

“Langkah yang dilakukan di antaranya perbaikan fasilitas umum, perbaikan rumah masyarakat yang terdampak bencana dan lainnya,” kata
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Suharyanto saat meninjau lokasi bencana di Kabupaten Agam, Selasa (14/5/2024).

Berdasarkan laporan Gubernur Sumbar kepada Kepala BNPB, perbaikan jembatan di beberapa titik termasuk ruas-ruas jalan nasional yang amblas dan tidak bisa dilalui menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat.

Kemudian, yang tidak kalah penting ialah BNPB bersama instansi lainnya akan memastikan pemulihan dan penanganan terhadap para penyintas. Termasuk pula menyiapkan berbagai kebutuhan dasarnya.

Pada kesempatan itu, Letjen TNI Suharyanto menyebutkan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir badang lahar dingin Gunung Marapi mencapai 50 orang.

“Per hari ini tercatat 50 orang yang meninggal dunia dan tersebar di sejumlah daerah,” katanya.(Ant/KPO-3)

Iklan
Baca Juga:  Kecelakaan saat Kejar Kebakaran Alalak Satu Anggota BPK Tewas
Iklan