BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Suasana meriah mewarnai lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Senin (15/6/2026), saat Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) resmi membuka rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-23.
Pembukaan ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol dimulainya berbagai agenda yang telah disiapkan panitia. Perayaan tahun ini tidak hanya menjadi momentum memperingati usia program studi, tetapi juga wadah refleksi, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Lebih dari 200 mahasiswa turut ambil bagian dalam berbagai kegiatan yang menggabungkan aspek akademik, pengembangan karakter, hingga aksi sosial yang langsung menyentuh masyarakat.
Ketua Pelaksana, Putri Rahmadani Wahyu Puspita, mengatakan Dies Natalis menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dalam kehidupan nyata.
“Mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga memahami bahwa menjadi bagian dari BK berarti siap menjadi bagian dari solusi di masyarakat,” ujarnya.
Menurut Putri, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting untuk mengintegrasikan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun sosial.
Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Umum, Keuangan dan Kepegawaian FKIP ULM, Dr. Dharmono, M.Si, menilai Dies Natalis BK ke-23 bukan sekadar perayaan usia, melainkan ruang pembelajaran yang menghadirkan pengalaman nyata bagi mahasiswa.
“Ini bukan hanya peringatan angka, tetapi perayaan yang menyatukan ilmu, nilai, pengalaman, dan semangat kebersamaan. Mahasiswa tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga pelaku aktif yang belajar langsung dari lapangan kehidupan,” katanya.
Ia menambahkan, calon konselor di masa depan akan menghadapi berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks sehingga diperlukan kemampuan untuk memahami dan membantu masyarakat secara langsung.
“Mahasiswa akan dihadapkan pada realitas sosial yang kompleks. Di sinilah mereka diuji, apakah siap hadir sebagai konselor yang bukan hanya pintar teori, tetapi juga mampu memahami, mendengar, dan memberi solusi di tengah masyarakat,” jelasnya.
Rangkaian Dies Natalis ke-23 BK ULM akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai agenda menarik, mulai dari bazar, dialog, kegiatan sosial, hingga sejumlah aktivitas pengembangan mahasiswa lainnya.
Melalui kegiatan tersebut, BK ULM berharap dapat semakin memperkenalkan peran penting bidang bimbingan dan konseling kepada masyarakat luas, sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa, alumni, dosen, serta berbagai pemangku kepentingan di dunia pendidikan.
Dengan dukungan penuh sivitas akademika FKIP ULM dan semangat kolaborasi seluruh panitia, Dies Natalis ke-23 BK ULM diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan serta meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta dan masyarakat. (fin/KPO-1)















