Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Komitmen Pemprov Dukung Program Strategis Nasional

×

Komitmen Pemprov Dukung Program Strategis Nasional

Sebarkan artikel ini
1 35 klm Kontrak Pemprov 14 Pemprov dukung program strategis Nasional
PROGRAM DIREKTIF PRESIDEN - Rapat Koordinasi Regional Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktif Presiden Batch III digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, di Banjarbaru, Kamis (11/6). (Adv)

GUBBERNUR Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muhidin melalui Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Subhan Nor Yaumil, menghadiri Rapat Koordinasi Regional Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktif Presiden Batch III yang digelar Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, di salah satu hotel di Banjarbaru, pada Kamis (11/6.

Kegiatan dibuka Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda ini menjadi forum koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam rangka memantau serta mengevaluasi pelaksanaan berbagai program prioritas yang menjadi arahan langsung Presiden.

Kalimantan Post

Melalui rapat koordinasi tersebut, pemerintah daerah didorong untuk memperkuat sinergi, mempercepat implementasi program, serta memastikan capaian target pembangunan berjalan sesuai dengan kebijakan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur melalui Subhan Noor Yaumil mengikuti rangkaian acara sekaligus menjadi narasumber dalam pembahasan terkait perkembangan pelaksanaan program-program prioritas di daerah, termasuk identifikasi berbagai tantangan dan langkah strategis yang perlu dilakukan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program, yang menyampaikan materi mengenai strategi kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung implementasi 10 Program Direktif Presiden.

“Kami juga melaporkan progres Program Direktif Presiden.

Dari bagaimana pertumbuhan ekonomi di Kalsel, pengendalian inflasinya seperti apa, hingga pada Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan 3 juta rumah, koperasi merah putih, sekolah rakyat, swasembada pangan, kesehatan gratis, sekolah garuda hingga kondisi kemiskinan ekstrem. Intinya Kalimantan Selatan mendukung penuh program direktif presiden,” tegas Subhan Noor Yaumil.

Dengan kata lain, disampaikan Subhan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus mendukung pelaksanaan program-program strategis nasional melalui koordinasi yang erat dengan pemerintah pusat, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat.

Sebelumnya, Rifqinizamy Karsayuda menyampaikan, mengenai peran Legislatif dalam implementasi program direktif Presiden yang didalamnya menyatakan bahwa singkronisasi pusat dan daerah penting, karena masuk dalam 4 (empat) pilar pengawasan Komisi II DPR RI.

Baca Juga :  Dorong Penguatan Agen 3R, Suripno Sumas Tingkatkan Pengelolaan Sampah di Banjarmasin

“Dalam mengawal implementasi Program Direktif Presiden,

Kami Komisi II DPR RI berkepentingan secara langsung untuk memastikan empat pilar utama, salah satunya adalah Singkronisasi antara pemenrintah pusat dan daerah, yang tujuannya menghubungkan target nasional dengan eksekusi lokal,” jelas Rifqinizamy Karsayuda dalam paparannya usai membuka Rakor.

Rifqinizamy juga mengharapkan, rakor ini kita bisa melihat respon dan kebutuhan daerah untuk program-program Direktif Presiden.

“Sinergi pusat-daerah dan kolaborasi erat antara Eksekutif dan Legislatif adalah kunci mutlak untuk mewujudkan program nasional yang tepat sasaran, berdampak nyata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.” tutupnya.

Sementara itu, Rapat Koordinasi Regional Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Program Direktif Presiden Batch III yang digelar BSKDN Kemendagri ini disampaikan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri, Yusharto Huntoyungo adalah guna menghasilkan gambaran konferensi terkait pencapaian antara dan kebutuhan penguatan kebijakan sebagai dasar penyusunan dokumentasi strategis kebijakan yang lebih operasional dan responsif terhadap kondisi daerah saat ini.

“Forum juga diharapkan menjadi kesempatan bagi daerah untuk mengorbitkan potensi-potensi daerah di tingkat lokal, guna berpartisipasi secara penuh dalam pelaksanaan program Direktif Presiden ini. Disamping itu juga, terbuka peluang untuk hal yang baru, yang saat ini belum terekplorasi lebih baik dari pemerintah daerah, dengan ini daerah berpeluang dapat bekerja lebih baik dan berkembang lagi,” tutup Yusharto. (adv/K-2)

Iklan
Iklan