Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hulu Sungai Tengah

Pemkab HST Dorong UMKM Mampu Tingkatkan Daya Saing

×

Pemkab HST Dorong UMKM Mampu Tingkatkan Daya Saing

Sebarkan artikel ini
IMG 20260707 WA0022 e1783401823312
PELATIHAN - Bupati HST Samsul Rizal pada Pelatihan Kewirausahaan bagi Pelaku UMKM 2026. (Kalimantanpost.com/repro humas HST).

BARABAI, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu meningkatkan daya saing melalui Pelatihan Kewirausahaan bagi Pelaku UMKM Tahun 2026, di Aula Hotel Darul Istiqamah, Selasa (7/7/2026).

Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kapasitas pelaku usaha lokal agar mampu menembus pasar yang lebih luas.

Kalimantan Post

Bupati HST Samsul Rizal mengatakan, pelatihan tersebut tidak boleh sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk mengubah pola pikir pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis.

“Kemiskinan tidak akan berkurang hanya dengan bantuan pemerintah semata,” kata Samsul Rizal.

Ditambahkan, bBntuan memang penting sebagai stimulus, tetapi perubahan yang sesungguhnya lahir dari masyarakat yang memiliki semangat berusaha, berani berinovasi, dan tidak mudah menyerah.

Menurutnya, UMKM telah terbukti menjadi salah satu pilar utama perekonomian karena mampu bertahan di tengah berbagai tantangan, menyerap tenaga kerja, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat. Oleh sebab itu, pengembangan UMKM harus terus menjadi prioritas bersama.

Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk tidak hanya berfokus menjual produk, tetapi mulai membangun merek, meningkatkan kualitas, memanfaatkan teknologi digital, serta memperluas jaringan pemasaran.

“Keberhasilan usaha tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya modal, melainkan oleh ketekunan, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus belajar. Jangan takut menghadapi kegagalan, karena setiap tantangan adalah bagian dari proses menuju keberhasilan,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian, Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kabupaten HST Raffinorrahman, menjelaskan pelatihan tersebut diikuti sekitar 30 pelaku UMKM yang bergerak di bidang perdagangan produk lokal.

“Peserta pelatihan hari ini merupakan UMKM yang telah kami seleksi. Fokus pelatihan adalah bagaimana produk mereka mampu menembus pasar yang lebih luas, mulai dari penguatan branding, kemasan produk, hingga strategi pemasaran,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres HST Gelar Upacara Korps Raport, 49 Personel Terima Kenaikan Pangkat

Raffinorrahman mengungkapkan, jumlah peserta yang mengikuti pelatihan masih jauh dari total UMKM non pertanian di Kabupaten HST yang saat ini mencapai sekitar 19 ribu unit usaha. Karena itu, pihaknya tengah menyusun pola pembinaan yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Pelatihan ini memang baru menjangkau sebagian kecil UMKM. Harapannya, peserta yang mengikuti pelatihan hari ini dapat menjadi percontohan sekaligus berbagi pengalaman kepada pelaku UMKM lainnya melalui pembinaan yang rutin kami lakukan,” jelasnya.

Ia menilai pendampingan menjadi faktor penting dalam pengembangan UMKM. Menurutnya, pelatihan saja tidak cukup tanpa adanya pembinaan secara langsung terhadap pelaku usaha.

“UMKM tidak bisa hanya diberikan pelatihan. Mereka harus didampingi mulai dari manajemen usaha, branding produk, strategi pemasaran, hingga pemenuhan legalitas seperti sertifikasi halal,” tuturnya.

Selain pelatihan, Pemkab HST juga menjalankan berbagai program pendukung, di antaranya fasilitasi sertifikasi halal secara gratis serta program Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbunga nol persen melalui kerja sama dengan Bank Kalsel.

“Program KUR bunga nol persen sudah berjalan sejak 2023. Namun pemanfaatannya masih belum maksimal karena belum banyak pelaku UMKM yang mengetahui program tersebut. Begitu pula dengan fasilitasi sertifikasi halal yang masih perlu kami sosialisasikan lebih luas,” pungkas Raffinorrahman.(adv/ary/KPO-4)

Iklan
Iklan