PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar Rapat Koordinasi Mingguan, di Aula Barakat, Martapura, Senin (27/7).
Dipimpin Bupati H Saidi Mansyur didampingi Wakil Bupati Habib Idrus Al Habsyi dan Sekda Kabupaten (Sekdakab) H Yudi Andrea. Diikuti para Staf Ahli, Asisten serta seluruh Kepala SKPD.
Dalam rapat tersebut, salah satu agenda utama yang dibahas adalah upaya pemerintah daerah menghadapi dampak pemadaman listrik yang belakangan sering terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Banjar.
Bupati Saidi Mansyur meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) meningkatkan pengawasan di titik-titik rawan, terutama fasilitas pemerintah dan pusat-pusat keramaian saat terjadi pemadaman listrik.
“Kondisi gelap akibat pemadaman listrik berpotensi memicu gangguan keamanan maupun musibah lainnya, sehingga perlu diantisipasi melalui pengawasan yang lebih intensif,” tandasnya.
Menurutnya, Satpol PP dapat berkoordinasi dengan desa, mengerahkan personel untuk terus mengawal ketertiban masyarakat.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Satpol PP Banjar Yuana Karta Abidin mengatakan, pihaknya siap mengerahkan personel, sekaligus melibatkan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di desa-desa.
“Satlinmas akan dioptimalkan melalui kegiatan pos keamanan lingkungan (Poskamling) atau sistem keamanan lingkungan (Siskamling) guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama terjadi pemadaman listrik,” katanya.
Rakor tersebut juga mengevaluasi perkembangan status darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan yang tengah dihadapi Kabupaten Banjar.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Said Idrus meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) berkoordinasi dengan pemerintah desa agar melaksanakan pembacaan Burdah secara keliling.
“Ini sebagai ikhtiar bersama dalam menghadapi kondisi kekeringan yang terjadi saat ini,” tandasnya. (adv/K-2)















