BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Fakultas Teknik Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) menjadi tuan rumah 3rd International Conference on Engineering and Technologies for Sustainable Development (ICETSD) 2026, Kamis (20/8).
Konferensi internasional yang berlangsung di Auditorium UNISKA MAB Banjarmasin tersebut diikuti ratusan peserta dari kalangan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi industri dan pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap perkembangan teknologi serta pembangunan berkelanjutan.
Mengusung tema “Engineering Sustainable Futures Through Innovation & Digital Transformation”, ICETSD 2026 menjadi forum pertukaran gagasan, hasil penelitian dan inovasi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan melalui rekayasa, teknologi dan transformasi digital.
Dekan Fakultas Teknik UNISKA MAB, Ir. Firda Herlina, mengatakan konferensi internasional tersebut menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk memperluas jejaring akademik sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian.
“Konferensi internasional ini menjadi ruang bagi akademisi, peneliti dan mahasiswa untuk saling berbagi pengetahuan, hasil penelitian dan gagasan inovatif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi internasional,” ujarnya.
Berbagai isu strategis dibahas dalam konferensi tersebut, mulai dari sustainable engineering, infrastruktur dan ketahanan lingkungan, energi bersih dan teknologi hijau, kecerdasan buatan, digital engineering, data-driven sustainability, hingga material maju untuk teknologi berkelanjutan.
Sejumlah pembicara utama dari berbagai perguruan tinggi dan institusi di Indonesia, Malaysia, Uzbekistan hingga Afrika Selatan turut hadir. Sebanyak sembilan pembicara mengisi sesi keynote dengan latar belakang keilmuan yang beragam.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan parallel session secara luring dan daring. Para peserta mempresentasikan hasil penelitian dan kajian mengenai teknologi konstruksi berkelanjutan, energi terbarukan, kecerdasan buatan, machine learning, digital engineering hingga pengelolaan lingkungan.
Perkuat Kerja Sama Internasional
Pelaksanaan ICETSD 2026 juga menjadi bagian dari penguatan kerja sama internasional antara UNISKA MAB dan INTI International University.
Kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi mulai diwujudkan dalam berbagai kegiatan akademik dan kelembagaan. Salah satunya melalui penyelenggaraan ICETSD 2026 yang melibatkan kedua institusi dalam kepanitiaan dan penyelenggaraan konferensi.
Fakultas Teknik UNISKA MAB bertindak sebagai tuan rumah, sedangkan INTI International University menjadi salah satu mitra utama penyelenggara. Sejumlah pimpinan dan akademisi dari kedua perguruan tinggi juga terlibat dalam berbagai posisi, mulai dari patron, conference advisor, conference chair, deputy chair, track chair hingga tim pendukung.
Pro-Vice Chancellor INTI International University, Prof. Ts. Dr. Wong Ling Shing, menyampaikan apresiasi kepada UNISKA MAB yang menjadi tuan rumah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menghasilkan solusi inovatif untuk menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan.
Melalui konferensi tersebut, UNISKA MAB diharapkan semakin memperkuat posisinya dalam jejaring akademik internasional, khususnya pada bidang ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi dan pembangunan berkelanjutan.
ICETSD 2026 sekaligus menjadi bukti bahwa kerja sama antarperguruan tinggi dapat diwujudkan melalui kegiatan nyata yang memberikan manfaat bagi sivitas akademika. Mulai dari pertukaran pengetahuan, publikasi ilmiah, pengembangan jejaring penelitian hingga terbukanya peluang kolaborasi internasional.
Bagi UNISKA MAB, konferensi internasional tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kapasitas akademik dan sumber daya perguruan tinggi di Kalimantan Selatan kepada komunitas akademik internasional.(nau/KPO-1)















