Balangan, KP – Ratusan relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) diberikan pelatihan dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana. Pelatihan yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan melalui Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan tersebut berlangsung di Obyek Wisata Sungai Maranting, Desa Gunung Batu, Kecamatan Tebing Tinggi dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris BPBD Balangan, Surya Dharma, baru-baru tadi.
Adapun peserta pelatihan RelawanDesa Tangguh Bencana (Destana) 2026 ini sebanyak 123 orang, masing-masing tiga orang Satlinmas / Relawan Destana dari delapan kecamatan se- Kabupaten Balangan. Total desa yang berpartisipasi dalam kegiatan ini sebanyak 41 desa.
Sekretaris BPBD Balangan Surya Dharma menyampaikan, bahwa penguatan kapasitas relawan di tingkatdesa sangat penting sebagai garda terdepan dalam penanggulangan bencana.
“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan para relawan Destana mampu menjadi motor penggerak dalam membangun desa yang tangguh bencana, mulai dari tahap pencegahan, kesiapsiagaan, hingga tanggap darurat,” ujarnya.
Kegiatan ini diisi dengan penyampaian materi teori dan praktik langsung di lapangan. Narasumber dihadirkan dari Tim BPBD Provinsi Kalimantan Selatan.
Para peserta dibagi dalam empat pos pelatihan, yaitu Pengkajian Risiko Bencana Desa dan Pembuatan Peta Jalur Evakuasi Desa, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Pembangunan Tenda Darurat, dan Pertolongan Korban di Air.
“Dengan pelatihan ini, BPBD Balangan berharap jaringan relawan Destana di 41 desa dapat lebih siap, terampil, dan terkoordinasi dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayah Kabupaten Balangan,” imbuhnya. (jnd/K-6)















