Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Bisnis Thrifting Terus Tumbuh di Banjarmasin

×

Bisnis Thrifting Terus Tumbuh di Banjarmasin

Sebarkan artikel ini
8 4klm 3
TUMBUH - Bisnis pakaian bekas atau thrifting terus tumbuh di Banjarmasin, seiring tingginya minat masyarakat membeli pakaian bekas namun layak pakai. (KP/Opiq)

Menurut Heri, pakaian bekas yang dijualnya berasal dari negeri, seperti Korea, Jepang, dan Australia, yang pasti jenisnya menyesuaikan selera kawula muda agar lebih mudah laku dan cepat perputaran barangnya.

BANJARMASIN, KP – Bisnis thrifting atau pakaian bekas bermerek seakan tak ada matinya di Banjarmasin. Pedagangnya pun terlihat bertambah banyak, seperti terlihat di Pasar Pagi yang berlokasi di Jalan Pasar Baru, Banjarmasin.

Kalimantan Post

Bisnis ini terus tumbuh, seiring tingginya minat masyarakat membeli pakaian bekas namun layak pakai. Bahkan, sebagian kalangan lebih menyukai berburu pakaian second ini ketimbang yang baru.

Selain harganya yang murah, kualitas pakaiannya pun masih cukup bagus. Rerata kondisi pakaian bekasnya antara 60 persen hingga 80 persen.

Jejeran lapak-lapak pedagang memadati pasar yang beroperasi sejak pagi hingga siang hari ini. Bagi sebagian orang, pasar yang buka hanya pada hari Minggu ini merupakan surga untuk berburu pakaian bermerek, mulai dari baju kaos, kemeja, jaket, celana, topi, sepatu, tas, dan produk lainnya yang dijual dengan harga miring.

Pembeli pakaian bekas di sini, bukan hanya untuk dipakai saja, namun ada yang sengaja berbelanja untuk dijual kembali.

Heri, salah seorang pedagang, mengaku sudah buka sejak pukul 6 pagi. “Kita jam 4 pagi sudah ada di sini, sambil menyusun barang-barang. Usai salat subuh kita sudah siap buka,” ujarnya.

Menurut Heri, pakaian bekas yang dijualnya berasal dari negeri, seperti Korea, Jepang, dan Australia, yang pasti jenisnya menyesuaikan selera kawula muda agar lebih mudah laku dan cepat perputaran barangnya.

“Kita ambil yang karungan atau bal-balan. Kebanyakan yang kita jual jenis hoodie, sweater, crewneck dan jaket. Sebagian lagi ada celana.

Baca Juga :  Warga 'Serbu' Pasar Murah Digelar Kalsel Ventura Sediakan 500 Paket

Harganya cukup terjangkau kok, mulai dari Rp 35 ribu sampai Rp 100 ribu. Tergantung kondisi dan kualitas barang. Dalam satu bal isinya sekitar 200 lembar baju ukuran dewasa,” ungkap pria berusia 40 tahun itu.

Meski pakaian bekas, untungnya cukup lumayan. Heri bilang, dalam satu bal dirinya bisa meraup keuntungan antara 100 hingga 200 persen.

“Apalagi, kalo kita dapat yang bermerek terkenal. Biasanya ada aja dapat beberapa lembar. Di situlah kita bisa dapat untung lebih banyak, karena kita bisa jual dengan harga lebih tinggi,” tutur Heri.

Sementara, Syarif, salah satu pengunjung, mengatakan, dirinya lebih suka mencari pakaian jenis crewneck dan celana kain.

“Crewneck bisa dipakai buat santai, kalo celana kain bisa saya pakai buat kerja. Lumayan miring harganya dibandingkan beli di toko. Hitung-hitung lebih hemat jadinya,” ungkapnya.

Pasar Pagi ini mulai beraktivitas sejak pukul 6 pagi hingga pukul 12 siang. Pasar ini oleh warga Banjarmasin sering disebut Pasar Tungging, lantaran kebanyakan pembeli jika memilih barang posisinya selalu menungging. (opq/K-1)

Iklan
Iklan