Banjarmasin,KP – Dalam sepekan terakhir sejumlah wilayah di Kota Banjarmasin mengalami air pasang dalam atau banjir rob. Kondisi ini terjadi akibat masuknya air laut yang membuat Sungai Martapura meluap.
Berdasarkan pantauan kendati membuat sejumlah jalan dan pemukiman warga terendam, namun naiknya air pasang Sungai Martapura ini dengan cepat berangsur surut kembali.
” Dengan demikian meski air Sungai Martapura naik, namun masih dalam level aman,” kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin Budi Fitriadi.
Kepada {KP} Senin (23/5/2022) ia mengemukakan berdasarkan pantauan BPBD naiknya air pasang Sungai Martapura karena masuk air laut terjadi sejak lima hari lalu tepatnya tanggal 18 Mei 2022.
Diprediksi ujarnya, naiknya pasang dalam air pasang Sungai Martapura ini berlangsung sampai tanggal 25 hingga 26 Mei 2022.
“Terpantau air laut pasang tinggi di Sungai Muara Barito 2 sampai 3 meter dan masuk Sungai Martapura dan mengalir ke anak sungai lainnya,” ujarnya.
Ia menyebut masuk air Sungai Muara Barito ke Sungai Martapura ini cukup berdampak pada jalan dan pemukiman warga yang berada di tepian sungai menjadi terendam.
” Namun hanya berlangsung beberapa jam, karena air akan kembali surut,” kata Budi Fitriadi.
Dia juga mengatakan, naiknya air pasang ini siklus rutin dan bersifat fluktuatif.
Dalam kesempatan itu Budi Fitriadi mengimbau ketika air pasang naik agar warga tetap berhati- hati terutama terhadap ular berbisa.
Selain itu katanya, bagi warga yang rumahnya terendam saat air pasang supaya menempatkan barang – barang perabotan rumah tangga lainnya di tempat yang lebih tinggi.
” Jangan lupa pastikan juga kabel listrik tetap aman,” tutupnya. (nid/K-3)















