Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

Idealnya Bangunan SDN di Banjarmasin Dalam Kondisi Baik

×

Idealnya Bangunan SDN di Banjarmasin Dalam Kondisi Baik

Sebarkan artikel ini
Hal 9 1 KLm H Nuryadi
H Nuryadi

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menyebutkan, dari sebanyak 256 SDN di Banjarmasin tidak kurang sekitar 50 persen mengalami kerusakan

BANJARMASIN, KP – Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Tugiatno menyatakan keprihatinannya, karena masih banyak gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN ) di kota ini dalam kondisi rusak.

Kalimantan Post

Padahal, pasca beralihnya penyelenggaraan pendidikan setingkat SMA/SMK yang kini menjadi kewenangan Pemprov, mestinya seluruh bangunan sekolah pendidikan dasar SD/SMP lebih ditingkatkan.

“Terutama dalam melaksanakan perbaikan sarana dan prasarana sekolah , khususnya bangunan SDN di Banjarmasin yang hingga kini masih banyak memerlukan perhatian dan menuntut perbaikan,terutama di daerah pinggiran,” katanya kepada {KP} Selasa (25/7/23).

Kondisi kerusakan bangunan sekolah dasar berada di wilayah pinggiran ini katanya, sangat kontras dengan yang ada di pusat kota yang umumnya relatif bagus.

Tugiatno berharap masih cukup banyaknya gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Banjarmasin yang mengalami kerusakan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang dituntaskan oleh Pemko Banjarmasin.

1.341 Rusak Ringan

Sebelumnya secara terpisah Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menyebutkan, dari sebanyak 256 SDN di Banjarmasin tidak kurang sekitar 50 persen mengalami kerusakan.

Kerusakan ini terjadi karena kebanyakan konstruksi bangunan SDN di Banjarmasin terbuat dari bahan kayu,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi.

Nuryadi mengungkapkan, umumnya kerusakan terjadi pada ruang kelas atau ruang belajar.” Kerusakan terjadi mulai rusak berat dan sedang. Namun kebanyakan rusak ringan,” ujarnya.

Disebutkan, terdata sebanyak 1.341 ruang kelas SDN di Banjarmasin saat ini mengalami kerusakan ringan.

Dari jumlah itu ujarnya, hampir lebih 50 persen dari total ruang kelas SDN yang ada di kota menuntut perbaikan.

Nuryadi mengemukakan, dari sebanyak 256 SDN di Banjarmasin total ruang kelas sebanyak 2.341 unit.

Baca Juga :  Pemko–BCSR Gelar Pasar Murah di Banjarmasin Tengah, Tekan Inflasi Jelang Ramadan

” Sementara hanya 980 ruang kelas yang baik dan masih .bisa digunakan untuk ruang belajar,” katanya, seraya menambahkan rusak sedang ada 5 ruangan dan rusak berat 15 ruangan.

Menurutnya, pihaknya terus berusaha memprogramkan perbaikan SDN. Namun demikian karena anggaran terbatas, maka harus dilakukan secara bertahap.

Disebutkan untuk perbaikan satu unit kelas paling tidak membutuhkan ketersediaan anggaran minimal ratusan juta rupiah.

Lebih jauh ia memaparkan, rata-rata ruang kelas SDN yang rusak tersebut bangunannya berusia di atas 15 tahun.

Ditanya bantuan pemerintah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk perbaikan sekolah, Nuryadi mengatakan setiap tahun Pemko menerima bantuan DAK.

” Bantuan bersumber dari DAK itu digunakan mendirikan bangunan baru. Seperti membangun kelas inklusi, Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dan lapangan sekolah, namun tidak untuk perbaikan ruang kelas,” tutup Nuryadi. (nid/K-3)

Iklan
Iklan