Martapura, KP – Dalam rangka mendapatkan masukan terhadap penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045, Pemkab Banjar melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan ( Bappedalitbang) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD), di Aula Baiman, Martapura, Selasa (29/8).
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari ini dibuka Sekdakab HM Hilman didampingi Kepala Bappedalitbang Siti Hamidah.
Beberapa hal yang menjadi pembahasan, diantaranya lini masa penyusunan dokumen RPJPD dan RPJMD yang menyatakan, pemerintah daerah pada 2023 akan menyusun RPJPD 2025-2045.
Musrenbang RPJPD dilaksanakan paling lambat 1 tahun sebelum berakhirnya periode RPJPD yang sedang berjalan (UU 25/2004 pasal 11 ayat (3).
Sekda Hilman menjelaskan, pada dokumen RPJPD yang sudah disusun, dapat menjadi pedoman calon kepala daerah yang akan mengikuti Pilkada serentak pada 2024 serta penyusunan RPJMD teknokratik 2025-2030.
“Diharap orientasi penyusunan ini dapat berjalan lancar serta adanya kesepahaman antar pemangku kepentingan dan SKPD. SKPD pun diminta berperan aktif pada kegiatan tersebut,” tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan diskusi terfokus bersama SKPD.
Hamidah meminta SKPD berperan aktif menyampaikan permasalahan dan isu strategis serta data yang diperlukan tim ahli, hal itu karena data dan ketajaman analisis merupakan kunci utama tajamnya perumusan visi misi daerah dan sasaran pokok Kabupaten Banjar untuk keperluan perencanaan 20 tahun mendatang.
Kegiatan ini dihadiri seluruh Asisten, Staf Ahli, para Kepala SKPD dan Camat se-Kabupaten Banjar. (Wan/K-3)















