Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Gara-gara tak Pinjami Uang Rp 500.000, Bidan Ditusuk Hingga Tewas, Tersangka Menyerahkan Diri

×

Gara-gara tak Pinjami Uang Rp 500.000, Bidan Ditusuk Hingga Tewas, Tersangka Menyerahkan Diri

Sebarkan artikel ini
IMG 20251021 WA0007 e1761004281978

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Tersangka penusukan terhadap bidan Rahmaniah (58) hingga tewas serta anaknya yang mengalami lukanya, Rina Mutia (24) warga Jalan Kelayan A Gang Antasari 2 RT 06 Banjarmasin Selatan, akhirnya menyerahkan diri.

Pelaku yan diketahui bernama Andi Julianto alias Andi Ncek (32), menyerahkan diri ke Kantor Mapolsek Banjarmasin Selatan, dengan diantar seoramg pengojek, Selasa dinihari (21/10/2025), sekitar pukul 00.05 Wita.

Kalimantan Post

Andi merupakan warga Jalan Kelayan A Gang Setia Budi Banjarmasin Selatan menusuk Rahmaniah hingga mengalami luka dibagian dibawah ketiak sebelah kiri, dilapak sebelah kanan, hulu hati, paha sebelah kiri, sedangkan anaknya pinggang kanan dua mata, siku tangan sebelah kiri. Keduanya pun dilarikan ke Intalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Namun, Rahmaniah yang mengalami luka cukup berat, sudah dinyatakan meninggal dunia.

Polisi yang mendapat informasi terjadi pembunuhan menurunkan tim gabungan terdiri tim Buru Sergap (Buser) dipimpin Kanit Reskrim, Iptu Sudirno SH, diback-up Direktorat Reskrim Umum (Resmob) Polda Kalsel, Satreskrim Polresta Banjarmasin.

Namun, sebelum tersangka diringkus polisi, hanya hitungan 4 jam akhirnya tersangka Andi menyerahkan diri ke Mapolsek Banjarmasin Selatan, menggunakan Jasa ojek.

Dari pengakuan tersangka Andi Ncek, saat itu berencana berobat karena mempunyai penyakit maag.

“Setelah diperiksa saya ingin minjam uang dengan bida Rahmaniah sebesar Rp 500.000,” tuturnya.

Menurut Andi, uang tersebut digunakan untuk keperluan rumah seperti bsyar ledeng, lampu, dan kebutuhan sehari-hari.

“Karena korban tak mau meminjamkan uang, saya sempat adu mulut. Lalu saya mengambil senjata tajam di pinggang yang sudah saya siapkan dan menusuknya,” cerita.

Usai menusuk bidan dan anaknya, Andin langsung melarikan diri ke arah Jalan Sungai Andai Banjarmasin Utara ke tempatnya bekerja dulu

Baca Juga :  Cegah Balapan Liar, Tiga U-Turn di A. Yani Ditutup

“Disini saya disarankan untuk menyerahkan diri. Saya juga mendapat telepon dari teman, saya dicari polisi. Saya langsung menyerahkan diri dengan diantar jasa ojek online,” ungkapnya.

Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens, didampingi Kanit Reskrim, Iptu Sudirno, saat dikonfirmasi bahwa tersangka bersama barang buktinya sudah diamankan, kini tersamgka masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. (fik/KPO-3)

Iklan
Iklan