Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hulu Sungai Tengah

Bupati HST Pantau Langsung Ke Desa Terdampak Banjir

×

Bupati HST Pantau Langsung Ke Desa Terdampak Banjir

Sebarkan artikel ini
IMG 20260111 WA0030 1
TINJAU BANJIR - Bupati HST Samsul Rizal meninjau lokasi banjir di Desa Kayu Rabah sekaligus memberikan bantuan. (Kalimantanpost.com/repro humas HST).

BARABAI, Kalimantanpost.com – Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) Samsul Rizal turun langsung ke lokasi banjir yang masih merendam Desa Kayu Rabah, Kecamatan Pandawan, Sabtu (10/01/2025).

Dalam peninjauan tersebut, Bupati didampingi Wakil Bupati H Gusti Rosyadi Elmi serta Ketua Komisi I DPRD HST Yajid Fahmi.

Kalimantan Post

Untuk mencapai permukiman warga, rombongan harus berjalan menembus genangan air setinggi lutut orang dewasa.

Meski kondisi cukup berat, Bupati tetap menyempatkan diri menyapa warga, berdialog secara langsung, sekaligus menyerahkan bantuan paket sembako kepada masyarakat terdampak.

Bupati Samsul Rizal mengatakan, peninjauan ini dilakukan guna memastikan kondisi riil di lapangan serta menyerap langsung aspirasi dan kebutuhan warga yang telah cukup lama dilanda banjir.

“Banjir di Desa Kayu Rabah sudah berlangsung sekitar 20 hari dan hingga kini belum surut. Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan agar penanganan yang dilakukan benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Ia menyebutkan, dari hasil pemantauan dan masukan warga, terdapat beberapa titik rawan yang perlu segera ditangani.

Pemkab HST berencana melakukan peninggian badan jalan serta normalisasi sungai yang melintasi Desa Kayu Rabah.

“Peninggian jalan diperlukan agar akses warga tetap bisa dilalui saat banjir, sementara normalisasi sungai diharapkan mampu memperlancar aliran air sehingga genangan tidak berlangsung lama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Samsul Rizal menegaskan komitmen Pemkab HST untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana.

Selain bantuan logistik, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah penanganan jangka menengah dan panjang guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang.

“Kami menginginkan solusi yang berkelanjutan, bukan hanya penanganan sementara. Harapannya, banjir berkepanjangan seperti ini tidak lagi terulang di Desa Kayu Rabah,” tegasnya.

Baca Juga :  Polres HST Syukuran Peringati HUT Satpam ke-45

Sementara itu, Kepala Desa Kayu Rabah, Jusnan Gunanto, mengungkapkan bahwa banjir telah melumpuhkan hampir seluruh aktivitas warga. Air merendam rumah penduduk, fasilitas umum, hingga akses jalan desa.

“Sebanyak 170 kepala keluarga terdampak banjir. Kondisi ini sudah berlangsung sekitar 20 hari dan sampai sekarang air belum surut,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah daerah dapat segera merealisasikan perbaikan infrastruktur, khususnya peninggian jalan dan normalisasi sungai yang selama ini menjadi penyebab utama terjadinya banjir.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Bupati, Wakil Bupati, dan DPRD HST. Bantuan sembako sangat membantu, namun yang paling kami harapkan adalah solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang,” katanya.

Dengan peninjauan langsung tersebut, Pemkab HST berharap proses penanganan banjir di Desa Kayu Rabah dapat segera dilakukan secara bertahap, sehingga kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat bisa kembali normal serta risiko bencana serupa dapat diminimalkan ke depannya.(ary/KPO-4).

Iklan
Iklan