Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Hasil Diskusi Ilmiah Rujukan Penyusunan Kebijakan Pemerintah

×

Hasil Diskusi Ilmiah Rujukan Penyusunan Kebijakan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Forpimpas Tahun 2026, Gubernur Kalsel Harapkan

1 45 klm Kontrak Pemprov 6 Forum Pimpinan Pascasarjana tahun 2026
FORPIMPAS - Welcome Dinner, Forum Pimpinan Pascasarjana (Forpimpas) Tahun 2026 di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, pada Minggu (5/7) malam. (adv)

GUBERNUR Kalsel, H. Muhidin, melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, H. Adi Santoso, menghadiri Welcome Dinner Forum Pimpinan Pascasarjana (Forpimpas) Tahun 2026 di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, pada Minggu (5/7) malam.

Kegiatan menjadi pembuka rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Forpimpas Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Dies Natalis ke-20 Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang dijadwalkan berlangsung hingga 8 Juli mendatang.

Kalimantan Post

Acara turut dihadiri Wakil Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Haji Abdul Halim Barkatullah, S.Ag., S.H., M.Hum., serta Wakil Direktur Bidang Umum dan Keuangan, Dr. Ir. Pahmi Anshari, M.S dan Pimpinan program pasca sarjana dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia serta tamu undangan lainnya

Dalam sambutan tertulis Gubernur Kalsel, menegaskan dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap penyelenggaraan Forpimpas sebagai wadah bertukar gagasan dan memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah.

“Kiranya hasil diskusi ilmiah nantinya dapat menjadi bahan rujukan dan pertimbangan bagi penyusunan kebijakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah,” ujarnya

Dalam kesempatan itu, Gubernur H. Muhidin juga menyampaikan ucapan selamat datang seraya berharap kehangatan dan keramahtamahan masyarakat Banua dapat memberikan kesan yang baik bagi seluruh tamu selama mengikuti rangkaian kegiatan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel, kami mengucapkan selamat datang di Bumi Lambung Mangkurat, semoga kehangatan dan keramahtamahan masyarakat Kalsel senantiasa menyertai selama berada di sini,” ujarnya.

Dalam suasana hangat penuh keakraban, Gubernur H. Muhidin mengapresiasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) beserta Program Pascasarjana ULM atas penyelenggaraan Forpimpas 2026 yang bertepatan dengan Dies Natalis ke-20.

Gubernur menilai tema seminar bertajuk “Integrasi Pengelolaan Lingkungan melalui IPTEK, Transformasi Sains, Hukum, Sosial, Ekonomi, dan Budaya Menuju Ekosistem Berkelanjutan” sangat relevan dengan tantangan pembangunan di Kalsel.

Baca Juga :  Muhammad Syahrial, Rabu Pagi Dilantik sebagai Ketua DPRD Banjarbaru Gantikan Gusti Rizky

“Isu lingkungan, ketahanan pangan, kelautan dan perikanan, energi terbarukan hingga transformasi digital merupakan bagian yang menyatu dengan agenda pembangunan daerah yang terus kami upayakan bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Gubernur H. Muhidin berharap seluruh rangkaian kegiatan Forpimpas 2026 berjalan lancar serta semakin mempererat silaturahmi dan kolaborasi antarpimpinan program pascasarjana di Indonesia.

“Semoga pertemuan menumbuhkan rasa persaudaraan dan kebersamaan, serta seluruh rangkaian kegiatan Forpimpas berjalan lancar, aman, dan memberikan kesan yang baik bagi seluruh peserta,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur Pasca Sarjana ULM, Prof. Dr. Ir. Danang Biyatmoko mengatakan, ditunjuknya ULM sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah untuk menghadirkan forum ilmiah yang mampu mempererat jejaring kerja sama antarperguruan tinggi.

“Menjadi tuan rumah Forpimpas Tahun 2026 merupakan suatu kehormatan bagi Program Pascasarjana ULM. Forum ini menjadi momentum penting untuk mempererat kolaborasi antarpascasarjana perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Menurut Prof Danang, Forpimpas tidak hanya menjadi wadah silaturahmi bagi para pimpinan program pascasarjana, tetapi juga ruang strategis untuk bertukar gagasan dan merumuskan rekomendasi yang dapat menjawab berbagai tantangan pembangunan melalui kontribusi dunia akademik.

“Kami berharap dari forum ini lahir berbagai gagasan dan rekomendasi strategis yang tidak hanya memperkuat pengembangan pendidikan tinggi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional,” tutupnya.

Melalui forum tersebut diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin erat antarlembaga pendidikan tinggi, sekaligus melahirkan rekomendasi strategis yang mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan tinggi serta mendukung pembangunan daerah dan nasional. (adv/K-2)

Iklan
Iklan