Banjarbaru, KP – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memastikan ketersediaan liquefied petroleum gas (LPG) di wilayahnya dalam kondisi aman menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepastian itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kalsel, Ahmad Bagiawan, usai melakukan koordinasi serta penandatanganan permintaan pasokan dengan PT Pertamina Patra Niaga sebagai mitra dari PT Pertamina (Persero).
“Kami telah menerima konfirmasi bahwa stok LPG mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan,” ujar Bagiawan di Banjarbaru, baru-baru ini.
Ia menegaskan, jaminan tersebut berlaku hingga mendekati perayaan Idulfitri. Penandatanganan permintaan pasokan yang telah dilakukan menjadi dasar kepastian distribusi energi bagi masyarakat.
Menurut Bagiawan, situasi konflik global yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel sejauh ini belum berdampak langsung terhadap pasokan LPG di daerah. Namun demikian, pihaknya tetap mencermati perkembangan yang ada.
“Jika konflik berlangsung lama, tentu akan menjadi pertimbangan pemerintah dalam mengantisipasi kemungkinan dampaknya terhadap daerah,” katanya.
Disdag Kalsel juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. Pemerintah memastikan distribusi LPG berjalan normal dan kebutuhan warga tetap terpenuhi.
Selain LPG, ketersediaan bahan kebutuhan pokok lainnya seperti sayur-mayur juga disebut dalam kondisi terkendali.
“Kami minta masyarakat tetap tenang. Stok aman dan distribusi berjalan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.(mns/K-2)















