Banjarbaru, KP – Manajemen Bandara Internasional Syamsudin Noor sampaikan bantuan TJSL kepada penggiat seni pada Selasa (2/7/2026).
Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dari Manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) bertajuk “InJourney Airports Community Upskilling for Aviation” kali ini berfokus pada program bantuan seni dan budaya lokal. Melalui program ini, Bandara Internasional Syamsudin Noor menyampaikan wujud kepeduliannya terhadap keberlangsungan seni dan budaya lokal melalui Sanggar Seni Petak Pambelum dan Komunitas Dayak Meratus.
“Melalui program dukungan kepada sanggar seni, komunitas budaya, dan penggiat kebudayaan lokal, kami memberikan wujud nyata dari komitmen kepedulian terhadap warisan budaya bangsa Indonesia. Hal ini sejalan dengan visi PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports), yaitu to become a World-Class Airport Operator, connecting global travelers with distinctive Indonesian Hospitality”, ujar Stephanus Millyas Wardana, General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Bertempat di Ruang Tunggu Keberangkatan Bandara Internasional Syamsudin Noor, secara simbolis bantuan TJSL tersebut diserahkan kepada perwakilan komunitas dan sanggar seni. Pada kesempatan ini juga sekaligus ditampilkan seni tari dari masing-masing komunitas di hadapan para pengguna jasa.
Millyas menambahkan, “Bandara Internasional Syamsudin Noor terbuka sebagai panggung sekaligus etalase seni dan budaya daerah Kalimantan Selatan. Hadirnya komunitas seni dan budaya tidak hanya sebagai wujud bangga dan peduli terhadap warisan budaya, namun juga menjadi pengalaman yang menarik (customer experience) bagi para pelancong. Harapannya, seni dan budaya Kalimantan Selatan dapat terus dijaga keasliannya dan semakin dikenal publik”. (KPO-1)















