Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Larangan Bawa Air Zamzam dalam Koper

×

Larangan Bawa Air Zamzam dalam Koper

Sebarkan artikel ini
zam
Suasana penimbangan koper jamaah sebelum dibawa ke bandara untuk proses pemulangan jamaah haji ke Tanah Air. (/NET/ANTARA/Hanni Sofia)

KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengingatkan sejumlah aturan yang wajib diikuti jemaah haji selama masa pemulangan, salah satunya larangan membawa air Zamzam di dalam koper bagasi maupun koper kabin.

“Kami menegaskan kembali kepada seluruh jemaah agar tidak memasukkan air Zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff Selasa (2/6).

Kalimantan Post

Maria menekankan larangan memasukkan air Zamzam ke dalam koper tersebut merupakan aturan penerbangan yang wajib dipatuhi jemaah.

“Memasukkan air Zamzam ke dalam koper merupakan pelanggaran terhadap aturan penerbangan dan dapat mengganggu kelancaran proses pemeriksaan bagasi di bandara. Petugas bandara bakal membuka paksa koper yang kedapatan menyimpan air Zamzam,” katanya.

Jemaah tidak perlu membawa air Zamzam secara mandiri dari Arab Saudi.

Setiap anggota jemaah haji Indonesia akan menerima air Zamzam sebanyak 1 galon berisi 5 liter per orang di debarkasi masing-masing setelah tiba di tanah air, sesuai mekanisme resmi yang telah ditetapkan.

“Air Zamzam sudah disiapkan melalui mekanisme resmi.

Setiap jemaah akan menerima 1 galon berisi 5 liter di debarkasi masing-masing. Jadi, tidak perlu membawa Zamzam di koper,” tutur Maria.

Pada fase kepulangan, sebanyak 17 kloter jemaah haji Indonesia pulang ke tanah air pada Senin (1/6). Pemulangan dilakukan secara bertahap melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Kemenhaj mengapresiasi jemaah haji Indonesia yang telah menunjukkan kedisiplinan, kesabaran, dan kepatuhan terhadap arahan petugas selama menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.

“Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan ibadah haji,” kata dia.

Pemerintah juga mengimbau jemaah yang masuk dalam jadwal kepulangan agar mempersiapkan barang bawaan dengan baik. Jemaah diminta mengikuti jadwal pergerakan yang telah ditetapkan serta mematuhi seluruh arahan petugas, baik di hotel, saat menuju bandara, maupun selama proses penerbangan ke tanah air.

Baca Juga :  Pasca Wukuf, Tercatat Tiga Jemaah asal Embarkasi Banjarmasin Wafat

“Pastikan paspor, kartu identitas, obat-obatan pribadi, dokumen penting, serta barang-barang yang diperlukan selama perjalanan tersimpan dengan baik dan mudah dijangkau,” kata dia. (ant/K-2)

Iklan
Iklan