RANTAU, Kalimantanpost.com – Ratusan anak dari berbagai lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Tapin mengikuti kegiatan Manasik Haji Cilik yang digelar di Lapangan Dwi Dharma Rantau, Kamis (5/6/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan atas kerja sama HIMPAUDI dengan Kementerian Agama Kabupaten Tapin dengan didukung Dinas Pendidikan dan Bunda Paud Kabupaten Tapin itu menjadi sarana pembelajaran keagamaan sekaligus pembentukan karakter bagi anak-anak usia dini.
Para peserta tampak antusias mengenakan pakaian ihram dan mengikuti berbagai rangkaian simulasi ibadah haji, mulai dari thawaf, sa’i hingga melempar jumrah.
Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diperkenalkan secara langsung tentang tata cara pelaksanaan rukun Islam kelima dengan pendekatan yang edukatif dan menyenangkan.
Bunda PAUD Kabupaten Tapin, Hj Faridah Yamani, mengatakan kegiatan manasik haji cilik memiliki nilai penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.
Menurutnya, pembelajaran tidak hanya berfokus pada praktik ibadah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keimanan, kesabaran, kedisiplinan, serta kebersamaan di lingkungan sosial anak.
“Manasik haji cilik merupakan sarana edukasi yang sangat baik untuk mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak-anak sejak dini. Melalui kegiatan ini mereka belajar tentang nilai spiritual, kedisiplinan, dan kebersamaan yang menjadi bekal penting dalam kehidupan,” ujarnya.
Faridah menilai metode pembelajaran berbasis praktik seperti ini lebih mudah dipahami anak-anak. Dengan suasana yang menyenangkan, mereka dapat mengenal tata cara ibadah haji sekaligus memahami makna yang terkandung di dalamnya.
Ia juga berharap pengalaman yang diperoleh dalam kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ajaran agama dan menjadi motivasi untuk terus belajar serta beribadah dengan baik.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membangun sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang generasi yang berakhlak mulia.
Faridah turut menyampaikan apresiasi kepada HIMPAUDI, Dinas Pendidikan, para guru, panitia, dan orang tua yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak terlepas dari kolaborasi semua pihak dalam memberikan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.
Melalui Manasik Haji Cilik 2026, Pemerintah Kabupaten Tapin berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan yang kuat, sehingga mampu menjadi penerus pembangunan daerah yang beriman, berakhlak, dan berdaya saing.
Kegiatan dihadiri Ketua GOW Tapin Hj Elya Hartati Juanda, Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah Salmiah Rajebi dan Jajaran Tim Penggerak PKK Tapin. (abd/KPO-4)















