Martapura, KP – Guna mengantisipasi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) seiring meningkatnya suhu udara akibat musim kemarau dalam beberapa waktu terakhir, Pemerintah Kecamatan Martapura Barat mendirikan Posko Siaga Karhutla.
Posko terpadu ini ditempatkan halaman Kantor Kecamatan Martapura Barat, Kamis (16/07/2026).
“Langkah preventif ini diambil sebagai bentuk respons cepat dan koordinatif guna memetakan serta meminimalisir titik api yang rawan muncul di wilayah dataran rendah dan semak belukar,” kata Camat Martapura Barat H Ahmad Rabani saat Apel kesiapsiagaan, sekaligus peresmian posko yang dihadiri berbagai unsur penting.
Diantaranya, perwakilan Tim Karhutla dari BPBD Banjar, unsur TNI dari Koramil, Polri dari Polsek Martapura Barat.
Menurut Ahmad Rabani, keberadaan posko ini bukan sekedar simbolis, melainkan pusat komando taktis penanganan dini kebakaran.
“Suhu udara yang cukup ekstrim beberapa pekan terakhir membuat lahan tidur di wilayah kita menjadi sangat kering dan rentan,” ungkapnya. Kehadiran posko terpadu yang didukung penuh BPBD, TNI dan Polri ini, lanjutnya, guna memastikan koordinasi dari laporan warga hingga tindakan pemadaman di lapangan dapat berjalan dalam hitungan menit
“Posko Karhutla siap difungsikan, yakni tim gabungan TNI, Polri dan relawan Kecamatan melakukan patroli rutin ke area-area rawan pembersihan lahan dengan cara dibakar serta menyiagakan mesin pompa air portable (water pump) selang dan peralatan pemukul api yang siap dimobilisasi ke area yang sulit dijangkau roda empat,” tandasnya.
Melalui sinergitas yang kokoh di tingkat Kecamatan ini, tambahnya, diharap Martapura Barat menekan angka kejadian kebakaran lahan secara signifikan dan menjaga kualitas udara di Kabupaten Banjar tetap aman dan sehat sepanjang musim kemarau.
Pihak BPBD yang hadir juga mengingatkan pentingnya edukasi pada masyarakat tani agar tidak membuka lahan dengan cara membakar selama musim kemarau, mengingat sanksi hukum yang tegas bagi pelaku secara sengaja. (Wan/K-5)















