Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Forum Anak Dibekali Kepemimpinan dan Perlindungan Anak, Pemkot Banjarmasin Cetak Agen Perubahan

×

Forum Anak Dibekali Kepemimpinan dan Perlindungan Anak, Pemkot Banjarmasin Cetak Agen Perubahan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260718 WA0031 scaled e1784374024706
Pemkot dan DPPPA melakukan kegiatan Capacity Building dan Temu Forum Anak Daerah Kota Banjarmasin, Sabtu (18/7/2026). (Kalimantanpost.com/Repro Humas Pemko Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan generasi muda yang tangguh, berkarakter, dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Capacity Building dan Temu Forum Anak Daerah Kota Banjarmasin Tahun 2026 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai 18 hingga 19 Juli 2026 di Aula Banjarmasin Creative Hub itu dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang hadir mewakili Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR.

Kalimantan Post

Sekitar 100 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri dari Forum Anak Kota Banjarmasin, Forum Anak Kecamatan, serta perwakilan pelajar dari berbagai sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin ingin memperkuat kapasitas Forum Anak agar mampu menjadi pelopor sekaligus pelapor terhadap berbagai persoalan yang dihadapi anak-anak, terutama di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.

Dalam sambutannya, Ichrom Muftezar mengatakan pembinaan terhadap Forum Anak menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial sekaligus mampu menghadapi tantangan zaman.

“Atas arahan Bapak Wali Kota, DPPPA melaksanakan kegiatan Capacity Building Forum Anak Kota Banjarmasin Tahun 2026, selama dua hari peserta akan mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan isu-isu yang saat ini banyak dihadapi anak-anak, termasuk perundungan siber atau cyber bullying,” ujarnya.

Menurut Ichrom, persoalan yang dihadapi anak saat ini semakin kompleks sehingga diperlukan bekal pengetahuan yang memadai agar mereka mampu melindungi diri sendiri sekaligus menjadi sumber informasi bagi teman-teman sebaya di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan ini tidak berhenti pada peserta saja, tetapi juga dapat dibagikan kepada teman-temannya, dengan begitu, semakin banyak anak yang memahami cara menghadapi berbagai persoalan serta mampu menghindari dampak negatif dari perkembangan teknologi,” tambahnya.

Baca Juga :  Sat Lantas Polresta Banjarmasin Edukasi Pelajar SMPN 2 Lewat Program Police Goes To School

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, M Ramadhan, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah nyata pemerintah dalam mendukung terwujudnya Kota Layak Anak sekaligus menjalankan visi dan misi Wali Kota serta Wakil Wali Kota Banjarmasin.

Ia menyebutkan selama pelatihan berlangsung, para peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai perlindungan anak, tetapi juga dibekali berbagai keterampilan yang diharapkan mampu menunjang pengembangan karakter dan kepemimpinan mereka.

“Peserta akan mendapatkan materi mengenai kepemimpinan, komunikasi, motivasi, pencegahan kekerasan terhadap anak dan perempuan, hingga bagaimana mereka berani menyampaikan aspirasi serta menjadi pribadi yang lebih dewasa dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Ramadhan.

Tak hanya itu, peserta juga memperoleh pembekalan mengenai mitigasi bencana, pencegahan kebakaran, serta pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Materi tersebut dinilai sejalan dengan program prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin yang terus mengajak masyarakat membangun budaya peduli terhadap lingkungan sejak usia dini.

Ramadhan mengatakan pembentukan karakter anak tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal di sekolah, tetapi juga melalui kegiatan yang mampu menumbuhkan rasa tanggung jawab, kepedulian sosial, serta keberanian untuk mengambil peran positif di tengah masyarakat.

Ia berharap sekitar 100 peserta yang mengikuti kegiatan tersebut nantinya mampu menjadi contoh bagi teman-teman sebaya di lingkungan masing-masing. Keberadaan Forum Anak diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga menjadi ruang bagi lahirnya berbagai gagasan dan aksi nyata dari anak-anak untuk kemajuan daerah.

“Forum Anak diharapkan mampu menjadi pelopor, pelapor, sekaligus agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, ramah anak, dan penuh semangat kebersamaan, mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan Kota Banjarmasin,” tuturnya.

Melalui kegiatan Capacity Building dan Temu Forum Anak Daerah Tahun 2026 ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan kepemimpinan dan komunikasi yang baik, tetapi juga peduli terhadap perlindungan anak, lingkungan, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan Banjarmasin sebagai Kota Layak Anak yang semakin maju, aman, dan sejahtera. (nug/KPO-3)

Baca Juga :  Gatensi Kalsel Soroti Amblesnya Jalan Veteran Km 5,5, Harapankan Penanganan Dikaji Teknis Menyeluruh

Iklan
Iklan