Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

34 Calon Paskibraka Banjarmasin Mulai Ikuti Pusdiklat

×

34 Calon Paskibraka Banjarmasin Mulai Ikuti Pusdiklat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260720 WA0048 scaled
Pemkot Banjarmasin bersama Kesbangpol menggelar Pusdiklat calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Tingkat Kota Banjarmasin, Minggu (19/7/2026). (Kalimantanpost.com/Repro Humas Pemko Banjarmasin)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Sebanyak 34 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Banjarmasin memulai tahapan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) sebagai persiapan menghadapi Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembukaan kegiatan berlangsung di Lapangan Basket Balai Kota Banjarmasin, Minggu (19/7/2026).

Pusdiklat yang diselenggarakan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tersebut menjadi awal pembinaan intensif bagi para peserta yang akan mengemban tugas sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih pada 17 Agustus mendatang.

Kalimantan Post

Upacara pembukaan dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar dan secara simbolis menyematkan tanda peserta beserta kartu identitas kepada perwakilan calon Paskibraka. Prosesi pemotongan pita turut dilakukan sebagai penanda dimulainya rangkaian pelatihan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin, jajaran pelatih dan pembina, serta seluruh peserta Pusdiklat yang terdiri atas 17 putra dan 17 putri hasil seleksi dari berbagai sekolah di Kota Banjarmasin.

Dalam arahannya, Ichrom Muftezar mengingatkan bahwa keberhasilan seorang Paskibraka tidak hanya ditentukan oleh kemampuan baris-berbaris, tetapi juga kedisiplinan, kondisi fisik, dan kesiapan mental selama mengikuti seluruh proses pelatihan.

Ia meminta seluruh peserta menjaga kesehatan dengan baik serta mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan selama mengikuti Pusdiklat. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi modal utama agar mereka mampu menjalankan tugas secara maksimal saat upacara kenegaraan nanti.

“Yang paling penting mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sebaik-baiknya sambil tetap menjaga kesehatan dan keselamatan, selama masa pelatihan ini mereka masih beristirahat di rumah, sehingga kami meminta agar setiap berangkat maupun pulang selalu diantar dan dijemput oleh orang tua atau wali demi menjaga keamanan mereka,” ujar Ichrom.

Baca Juga :  PLN Minta Maaf atas Pemadaman, Perkuat Pasokan Listrik dan Benahi Sistem Informasi

Selain memberikan arahan kepada peserta, Sekda juga meminta Kesbangpol memastikan seluruh kebutuhan selama pelatihan benar-benar terpenuhi. Mulai dari tenaga kesehatan, konsumsi, hingga berbagai fasilitas pendukung lainnya harus dipersiapkan dengan baik agar peserta dapat berlatih tanpa hambatan.

“Kami ingin seluruh kebutuhan peserta diperhatikan, dengan dukungan fasilitas yang memadai, diharapkan mereka bisa fokus berlatih sehingga saat bertugas pada upacara penaikan maupun penurunan bendera nanti dapat memberikan penampilan terbaik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin mengungkapkan pelaksanaan Pusdiklat tahun ini memiliki beberapa penyesuaian dibanding tahun-tahun sebelumnya. Salah satunya adalah penambahan muatan lokal dan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta.

Sebelum memulai aktivitas setiap hari, seluruh calon Paskibraka diwajibkan meluangkan waktu sekitar lima hingga sepuluh menit untuk membaca kitab suci sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Langkah tersebut diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan batin sekaligus memperkuat mental peserta selama menjalani pelatihan.

“Pesan dari Pak Sekda sangat jelas. Sebelum latihan dimulai, peserta diberi waktu membaca kitab suci masing-masing, yang beragama Islam membaca Al-Qur’an, yang Kristen membaca Alkitab, dan agama lainnya menyesuaikan, kami berharap ini menjadi bekal spiritual sehingga mereka semakin siap menjalankan tugas negara,” jelas Muzaiyin.

Ia menambahkan, Paskibraka Kota Banjarmasin tahun ini juga akan menghadirkan formasi yang berbeda. Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, penampilan mereka nantinya akan diselaraskan dengan momentum Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin yang menjadi tonggak bersejarah bagi kota ini.

Menurut Muzaiyin, konsep formasi khusus tersebut saat ini masih terus dimatangkan bersama para pelatih agar mampu memberikan penampilan yang tidak hanya rapi dan penuh disiplin, tetapi juga memiliki makna serta menggambarkan perjalanan panjang Kota Banjarmasin.

Baca Juga :  Kolaborasi MTN Lab dan Lab Batang Banyu Dorong Wajah Baru Musik Tradisional Kalsel

Selama masa Pusdiklat, kegiatan latihan dipusatkan di kawasan Balai Kota Banjarmasin dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja. Sementara itu, menjelang pelaksanaan upacara, para peserta akan memasuki masa karantina di lokasi yang telah disiapkan pemerintah dan berada tidak jauh dari Balai Kota guna memudahkan mobilitas.

Pelatihan dijadwalkan berlangsung hingga menjelang 17 Agustus 2026. Setelah mengikuti pembinaan selama kurang lebih 20 hari, peserta akan menjalani karantina penuh selama sekitar 10 hari sebelum bertugas pada upacara pengibaran dan penurunan bendera.

Muzaiyin juga menegaskan bahwa selama peserta masih diperbolehkan pulang ke rumah, mereka tidak diizinkan menggunakan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor. Orang tua maupun wali diwajibkan mengantar dan menjemput peserta sebagai bentuk pengawasan sekaligus menjaga keselamatan selama proses pelatihan berlangsung.

Dari total 34 calon Paskibraka yang mengikuti Pusdiklat tahun ini, empat orang akan dipercaya mewakili Kota Banjarmasin di tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Bahkan, satu peserta putra berhasil lolos untuk mengemban tugas sebagai Paskibraka di tingkat nasional dan akan bertugas di Istana Negara.

Pemerintah Kota Banjarmasin berharap seluruh peserta mampu menjalani setiap tahapan pelatihan dengan disiplin, menjaga semangat kebangsaan, serta menampilkan kemampuan terbaik saat mengibarkan Merah Putih pada peringatan HUT ke-81 RI sekaligus memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin. (nug/KPO-3)

Iklan
Iklan