BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin merespons pernyataan Ketua Komisi II DPR RI, M Rifqinizamy Karsayudha yang mengkritik mentalitas sebagian aparatur sipil negara (ASN) yang dinilai hanya bekerja sebatas memenuhi kewajiban absensi tanpa menunjukkan produktivitas.
Dalam pernyataannya, Rifqinizamy menyoroti masih adanya ASN yang datang ke kantor hanya untuk absen, kemudian menghabiskan waktu di luar pekerjaan sebelum kembali melakukan absensi saat jam pulang.
“Mentalitas sumber daya manusianya enggak berubah, masih ngabsen, pulang, ngopi, sore ngabsen lagi. Itu yang menyakiti hati para ASN yang benar-benar bekerja,” ujar Rifqi sapaan akrabnya baru-baru tadi.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, menegaskan perilaku seperti itu tidak dapat digeneralisasi sebagai gambaran seluruh ASN, khususnya di lingkungan Pemko Banjarmasin.
“Kalau memang ada yang didapati seperti itu, bagi kami itu hanya oknum. Tidak bisa digeneralisasikan,” kata Tezar, Selasa (21/7/2026).
Meski demikian, Tezar mengatakan, Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kinerja melalui evaluasi dan monitoring yang lebih ketat.
Seluruh kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) juga diminta memperkuat pengawasan terhadap pegawai di unit kerja masing-masing.
Menurut Tezar, apabila ditemukan ASN yang hanya datang untuk melakukan absensi kemudian meninggalkan pekerjaan tanpa alasan yang jelas, hal tersebut akan menjadi perhatian dan ditindak sesuai ketentuan.
Namun, ia mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menilai ASN yang berada di luar kantor. Pasalnya, tidak semua pegawai yang keluar dari kantor sedang mengabaikan tugas.
“Harus dilihat dulu, apakah keluar untuk urusan pribadi atau memang sedang menjalankan tugas kedinasan,” tutur Tezar.
Tezar menekankan Pemko Banjarmasin berkomitmen menjaga disiplin sekaligus meningkatkan produktivitas ASN agar kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap optimal.
“Pengawasan akan terus kami tingkatkan. Tujuannya agar kinerja ASN tetap optimal dan pelayanan publik berjalan maksimal,” pungkasnya. (ham/KPO-4).
Sekda Kota Banjarmasin, Ichrome Muftezar. (Kalimantanpost.com/hamdi)















