BANJARMASIN, kalimantanpost.com – Komisi III DPRD Kalimantan Selatan akan memanggil General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk meminta penjelasan terkait pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah.
Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Harry Khairil Hadi, mengatakan pemanggilan dilakukan untuk mengetahui penyebab gangguan, progres perbaikan, hingga kepastian normalisasi pasokan listrik.
“Kami akan memanggil General Manager PLN untuk meminta penjelasan secara rinci. Kami ingin mengetahui apa yang sebenarnya terjadi dan kapan kondisi ini kembali normal,” ujar Harry, Senin (27/7/2026).
Menurutnya, pemadaman listrik telah mengganggu aktivitas masyarakat, mulai dari rumah tangga, pelayanan publik hingga pelaku usaha.
Harry mengaku telah menerima informasi bahwa gangguan dipicu kerusakan pada salah satu Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU). Namun, ia meminta PLN mempercepat proses perbaikan agar masyarakat tidak terus terdampak.
Selain itu, ia mendorong PLN meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan lebih terbuka menyampaikan informasi terkait penyebab maupun jadwal pemadaman.
“Jangan sampai masyarakat terus menjadi pihak yang dirugikan akibat pemadaman yang berulang. Kami berharap PLN segera menghadirkan solusi dan kepastian karena listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.(fin/KPO-1)















