BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota Banjarmasin terus memperketat pengawasan terhadap penyaluran LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi guna memastikan ketersediaannya tetap terjaga dan diterima oleh masyarakat yang berhak. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan monitoring yang dilaksanakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin bersama Tim SKPD Teknis di Kelurahan Pemurus Baru, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan monitoring melibatkan berbagai unsur, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Banjarmasin, Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja, DPMPTSP, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Satpol PP, PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Kalimantan Selatan, Hiswana Migas Kota Banjarmasin, pihak Kecamatan Banjarmasin Selatan, serta Kelurahan Pemurus Baru. Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Tim kemudian melakukan inspeksi ke tiga pangkalan LPG 3 kg yang berada di wilayah Kelurahan Pemurus Baru. Dari hasil pemantauan di lapangan, penyaluran gas elpiji bersubsidi dinilai berjalan dengan baik. Seluruh pangkalan menjual LPG kepada masyarakat sekitar dengan harga eceran Rp18.500 per tabung, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Selain memantau distribusi dan harga jual, tim juga memeriksa sejumlah sarana pendukung di setiap pangkalan. Pemeriksaan meliputi keberadaan papan informasi pangkalan yang memuat informasi bagi masyarakat, serta kondisi timbangan untuk memastikan berat tabung yang disalurkan tetap sesuai standar.
Hasil monitoring menunjukkan dua pangkalan telah menggunakan timbangan yang telah ditera sehingga layak digunakan dalam pelayanan kepada masyarakat. Sementara itu, satu pangkalan masih diminta segera melakukan tera ulang agar keakuratan timbangan tetap terjamin dan tidak menimbulkan keraguan di kalangan konsumen.
Tim juga memberikan catatan kepada salah satu pangkalan agar memindahkan papan informasi ke lokasi yang lebih mudah terlihat. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bentuk transparansi, sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengetahui informasi mengenai harga maupun pelayanan di pangkalan resmi.
Melalui kegiatan monitoring ini, Pemerintah Kota Banjarmasin menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi distribusi LPG 3 kg bersubsidi agar tetap tersedia, tepat sasaran, dan dijual sesuai ketentuan. Pengawasan rutin juga diharapkan mampu menciptakan pelayanan yang lebih transparan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan energi bersubsidi. (nug/KPO-3)















