BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – PT Bangun Banua terus mengembangkan usaha agar dapat meningkatkan setoran deviden kepada Pemprov Kalsel.
“Kita berupaya meningkatan pendapatan perusahaan milik daerah ini, dengan pengembangan usaha,” kata Direktur Utama PT Bangun Banua, Afrizal kepada wartawan, usai rapat kerja dengan Komisi II DPRD Kalsel, Rabu (29/7/2026), di Banjarmasin.
Usaha terbaru yang dikembangkan adalah bengkel yang berada dibawah naungan anal perusahaan PT Bangun Banua, yakni Nusa Bangun Banua.
“Jadi anak perusahaan ini mengembangkan aneka usaha, atau menyediakan hal yang diperlukan Pempro Kalsel,” ujarnya.
Jadi bengkel yang terletak di Jalan A Yani Km 28 ini merupakan salah satu pelayanan berupa layanan service atau perawatan bagi mobil dinas milik Pemprov Kalsel.
“Mobil dinas disarankan untuk melakukan service di bengkel milik anak perusahaan Bangun Banua,” ujar Afrizal.
Karena dengan service di sana, maka penerimaannya akan dikembalikan lagi menjadi deviden bagi Pemprov Kalsel, sekaligus menekan pengeluaran rutin daerah.
Afrizal mengakui, deviden yang disetorkan ke Pemprov Kalsel terus meningkat setiap tahunnya dari 2024 sebesar Rp5 miliar, naik menjadi Rp8 miliar di 2025, dan 2026 hingga kini sudah mencapai Rp9 miliar.
“Padahal kita hanya mengoptimalkan pendapatan dari usaha yang dijalankan Bangun Banua,” tambahnya.
Selain itu, Bangun Banua juga disarankan untuk menyediakan oksigen ke rumah sakit milik daerah, dan saat ini masih penjajakan dengan perusahaan yang mampu mensupport hal tersebut.
“Kita terus berusaha mengembangkan usaha agar badan usaha milik daerah ini bisa memberikan kontribusi pada pendapatan asli daerah,” tambahnya. (lyn/KPO-4)















