Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Dugaan Pelecehan Oknum Guru Gegerkan Sekolah di Banjarmasin, Wali Kota Minta Usut Tuntas

×

Dugaan Pelecehan Oknum Guru Gegerkan Sekolah di Banjarmasin, Wali Kota Minta Usut Tuntas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260811 WA0007 e1786417989133
Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin. (Kalimantanpost.com/Hamdi).

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Dugaan pelecehan yang melibatkan oknum guru di salah satu sekolah di Kota Banjarmasin menggegerkan lingkungan pendidikan. Kasus tersebut kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin meminta pihak berwajib untuk mengusut secara menyeluruh dugaan kasus pelecehan terhadap siswa tersebut.

Kalimantan Post

Menurut Yamin proses hukum harus dilakukan secara objektif dan transparan agar persoalan ini dapat segera menemui titik terang.

“Kita inginkan juga khususnya kepada pihak berwajib untuk terus mengusut permasalahan tersebut,” ucap Yamin, Selasa (11/8/2026).

Ia menegaskan tindakan pelecehan di lingkungan sekolah merupakan persoalan serius yang tidak boleh dibiarkan. Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi para siswa untuk belajar dan berkembang.

Apabila hasil pengusutan nantinya membuktikan oknum guru tersebut melakukan tindakan tidak pantas terhadap siswa. Maka harus ada sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Ya tentunya kalau sebagai seorang ASN ada aturannya untuk pemecatan. Tapi kalau dilihat dari sisi kasus pelecehan ini, ya harus ada sanksi pemberhentian,” tegasnya.

Di sisi lain, ia mengungkapkan angka kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan di Kota Seribu Sungai semakin meninggi.

Seiring dengan itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama orang tua untuk selalu memperhatikan anaknya. Mengingat anak sangat rentan mendapat tindakan tidak pantas.

Dalam hal ini, ia meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin untuk lebih masif lagi melakukan sosialisasi perlindungan terhadap anak.

“Kepada DP3A diharapkan lebih masif lagi untuk melakukan sosialisasi terhadap perlindungan anak,” tutupnya.

Sebelumnya, beredar kabar salah seorang siswa di SDN Teluk Dalam 3 Banjarmasin menjadi korban dugaan pelecehan yang dilakukan seorang oknum guru.

Baca Juga :  Banjarmasin Rayakan Puncak Hari Anak Nasional, Wali Kota Yamin Ajak Wujudkan Generasi Emas

Dari pihak sekolah sempat menyebut hanya kesalahpahaman pada kejadian tersebut. Namun pernyataan itu dibantah tegas orang tua korban meski berakhir damai usai melakukan mediasi.

Saat ini, kasus tersebut masih ditelusuri mendalam Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin dengan memanggil kepala sekolah, oknum guru, orang tua hingga korban untuk meminta keterangan saat kejadian secara utuh.(ham/KPO-3)

Iklan
Iklan