Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Opini

Harjad ke-76, Sinergi untuk Banua

×

Harjad ke-76, Sinergi untuk Banua

Sebarkan artikel ini

Editorial Kalimantan Post, 13 Agustus 2026

PERINGATAN Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan bukan sekadar seremoni tahunan. Di balik peringatan tersebut, tersimpan perjalanan panjang sejarah sekaligus tanggung jawab besar untuk memastikan pembangunan Banua terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Tema “Tugul Maharagu, Bagawi Laju, Banua Maju” menjadi pengingat bahwa kemajuan tidak lahir hanya dari slogan. Ia membutuhkan kerja nyata, ketekunan, serta kemampuan menjaga apa yang telah diwariskan para pendahulu.

Kalimantan Post

Sejarah Kalsel mencatat perjalanan panjang sejak terbentuknya Provinsi Borneo dengan Banjarmasin sebagai ibu kota. Kalsel kemudian menjadi daerah otonom berdasarkan UU Nomor 25 Tahun 1956 yang berlaku 1 Januari 1957. Sementara Hari Jadi Kalsel ditetapkan pada 14 Agustus 1950.

Sejarah itu penting untuk terus diingat. Sebab, daerah yang memahami perjalanan masa lalunya akan lebih mampu menentukan arah masa depannya. Pembangunan hari ini bukan berdiri sendiri, melainkan bagian dari perjalanan panjang yang diwariskan antargenerasi.

Karena itu, sinergi DPRD dan Pemerintah Provinsi Kalsel menjadi sangat penting. Kesepakatan KUA-PPAS 2027 dan KUPA-PPAS Perubahan 2026 yang dicapai bertepatan dengan Harjad ke-76 layak menjadi kado pembangunan. Terlebih, pembahasan anggaran merupakan fondasi bagi program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Rencana APBD 2027 sekitar Rp8 triliun dan Perubahan APBD 2026 sekitar Rp10,5 triliun harus diterjemahkan menjadi program yang efektif, terukur dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Anggaran besar tidak otomatis berarti pembangunan berkualitas jika tidak dikelola dengan tepat.

Capaian Kalsel, mulai dari kinerja pemerintahan, opini WTP hingga kemajuan dalam penanganan kemiskinan dan stunting, patut diapresiasi. Namun, capaian bukan alasan untuk berhenti. Masih ada persoalan pelayanan publik, infrastruktur, ekonomi masyarakat, lingkungan dan ketimpangan pembangunan yang membutuhkan perhatian bersama.

Baca Juga :  Ambisi Israel Raya, Rampas Palestina, Rebut Aqsa

Pesan mantan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor agar menghilangkan dendam dan mengutamakan kerja sama juga relevan. Pembangunan Banua membutuhkan persatuan, bukan sekat kepentingan.

Pada usia 76 tahun, Kalsel harus semakin dewasa dalam mengelola perbedaan. DPRD dan Pemprov tidak harus selalu berpikir sama, tetapi harus memiliki tujuan yang sama: mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan membawa Banua semakin maju.

Selamat Hari Jadi ke-76 Kalimantan Selatan. Menjaga sejarah, memperkuat sinergi, dan bekerja lebih cepat adalah cara terbaik menghormati perjuangan para pendahulu sekaligus menyiapkan masa depan Banua.

Iklan
Iklan