Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
TRI BANJAR

Mahasiswa UNISKA Edukasi Siswa Desa Nusa Indah, Kenalkan Antiseptik Daun Gamal hingga Bahaya Narkoba

×

Mahasiswa UNISKA Edukasi Siswa Desa Nusa Indah, Kenalkan Antiseptik Daun Gamal hingga Bahaya Narkoba

Sebarkan artikel ini
IMG 20260818 WA0055
Pelatihan dan pengabdian kepada Masyarakat oleh Uniska. (Kalimantanpost.com/Repro)

NUSA INDAH, BATI-BATI, Kalimantanpost.com – Beragam edukasi diberikan mahasiswa Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) kepada siswa sekolah di Desa Nusa Indah, Kecamatan Bati-Bati.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) melalui hibah Bima DPPM Kemdiktisaintek 2026.
Tak sekadar belajar di ruang kelas, para siswa diajak mengenal berbagai pengetahuan praktis, mulai dari kesehatan, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), bahaya narkoba, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Kalimantan Post

Salah satu kegiatan yang menarik perhatian siswa yakni pelatihan membuat spray antiseptik berbahan alami dari daun gamal (Gliricidia sepium).

Tanaman yang selama ini lebih banyak dikenal sebagai pakan ternak tersebut diperkenalkan mahasiswa sebagai salah satu bahan yang dapat dimanfaatkan dalam inovasi produk berbasis alam.
Para siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga diajak melihat langsung proses ekstraksi sederhana hingga pengemasan spray agar praktis digunakan.

Selain inovasi berbahan alam, mahasiswa UNISKA memberikan edukasi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Para siswa diajak memahami pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sekolah.

Edukasi juga menyasar persoalan penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Narkoba). Para siswa diberikan pemahaman mengenai dampak buruk narkoba terhadap kesehatan, pendidikan, keluarga, serta masa depan mereka.
Mahasiswa berharap edukasi tersebut dapat mendorong siswa berani menjauhi narkoba sekaligus menjadi generasi muda yang mampu menyebarkan kebiasaan dan nilai positif di lingkungan masing-masing.

Tak kalah penting, siswa juga dikenalkan dengan dasar-dasar digital marketing. Materi ini diberikan sebagai bekal agar generasi muda desa tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi mampu memanfaatkannya secara positif dan produktif.

Bapak Fuzi Maulana Ash’ari mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kreativitas sekaligus literasi digital generasi muda Desa Nusa Indah.

“Para siswa yang telah mengikuti pelatihan ini dapat meningkatkan kreativitas dan literasi digital generasi muda desa agar mampu memanfaatkan media sosial serta platform digital secara positif, bijak, dan produktif di masa depan,” ujarnya.

Antusiasme siswa dan pihak sekolah turut mewarnai rangkaian kegiatan tersebut. Mahasiswa UNISKA berharap edukasi yang diberikan tidak berhenti selama program berlangsung, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, generasi muda Desa Nusa Indah diharapkan tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, menjauhi narkoba, serta mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang bermanfaat.

“Kami ingin edukasi ini menjadi bekal bagi siswa untuk tumbuh sebagai generasi muda yang sehat, cerdas, kreatif, dan mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif,” pungkasnya.(fin/KPO-1)

Iklan
Iklan