BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kabar duka menyelimuti masyarakat Kalimantan Selatan. Mantan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Rudy Ariffin, meninggal dunia di RS Amanah Banjarmasin, dalam usia 73 tahun.
H. Rudy Ariffin yang lahir pada 17 Agustus 1953 dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perjalanan pemerintahan dan pembangunan di Kalimantan Selatan. Ia menjabat sebagai Gubernur Kalsel selama dua periode, yakni 2005 hingga 2015.
Ucapan belasungkawa datang dari berbagai kalangan, salah satunya M. Andri Yuzhar, S.STP., M.IP., Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-Undangan pada Sekretariat DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.
M. Andri Yuzhar menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya H. Rudy Ariffin. Ia mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT meridhai dan menerima segala amal ibadah beliau, mengampuni segala dosa dan kesalahannya, serta membukakan pintu rahmat-Nya,” ujar M. Andri.
Ia juga mendoakan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi kepergian almarhum.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, keikhlasan dan kekuatan. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Kepergian H. Rudy Ariffin menjadi kehilangan bagi Kalimantan Selatan. Jejak pengabdiannya selama memimpin provinsi ini selama dua periode menjadi bagian dari perjalanan pembangunan daerah yang akan terus dikenang masyarakat.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu,” ucap M. Andri. (fin/KPO-1)















