Apindo Bekali UMKM Banua Manajemen Keuangan

BANJARMASIN, KP – Jelang tutup tahun 2019 DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kalsel, bersama BPJS Ketenagakerjaan bekali UMKM Banua dengan manajemen keuangan agar UMKM bisa naik kelas.

“DPD Apindo Kalsel mengajak sekitar 200 UMKM banua untuk lebih mendalami dan memahami lagi manajemen keuangan yang modern agar usaha yang ditekuni bisa maju dan naik kelas hingga menasional,” jelas Ketua DPD Apindo Kalsel, DR H Supriadi SPd MPd kepada wartawan disela kegiatan Rabu.

Dalam memajukan UMKM Banua ini Apindo juga bersinergi dengan BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin mengelar work shop untuk memberikan perlindungan tenaga kerja non formal hingga pengembang UMKM itu sendiri.

Dikatakan Supriadi, UMKM banua manajemennya masih sangat konventional sedangkan sekarang sudah jaman digital semua sudah masuk ke accun sehingga work shop managemen keuangan ini sangat membantu UMKM.

“ bahkan kami juga lakukan MoU dengan BPJS Ketenagakerjaan agar UMKM kita ada perlindungan kecelakaan dan kematian disaat mereka melakukan aktifitasnya,’’terangnya.

“ Alhamdulillah yang membanggakan kita ini DPD Apindo pertama di Indonesia yang memberikan pembinaan lebih kepada para UMKM,” jelasnya.

Berita Lainnya
1 dari 857

Bahkan dalam waktu dekat ini akan menggelar kembali Apindo UMKM Expo II dan Apindo UMKM Award II, diharapkan dihadiri Menteri Koperasi membukannya disini bersama Gubernur Kalsel paman Birin serta Ketua DPN Pusat Sukamdani.

Diharapkan dengan kegiatan ini akan terus lahir UMKM yang sukses hingga bagaimana mengelola keuangan yang baik karena para UMKM ini urat nadi pembangunan hampir 70 persen, UMKM paling tahan banting dari berbagai krisis.

Diakui Supriadi, UMKM banua kurang mendapatkan perhatian untuk mengangkat agar bisa naik kelas untuk itu perlu terus adanya terobosan-terobosan produk mereka untuk terus diperkenalkan agar bisa bersaing seperti sasirangan lebih mahal dari batik Jawa karena membeli bahan sudah mahal dan Apindo mencarikan solusi mencarikan bahan yang murah.

“ Kita targetkan lagi tahun ini bisa ada 1000 UMKM dibawah binaan kita sedangkan saat ini binaan Apindo ada sekitar 450 an UMKM,” ungkapnya.

Sinah UMKM kerajinan tangan kepada wartawan menjelaskan, dengan adanya Apindo menggelar WOrkshop manajemen keuangan ini pihaknya merasa terbantu karena selama ini kami bersama keluarga masih menggunakan cara-cara konventional.

“Harapan kami kedepan untuk diajak kembali mengikuti kegiatan seperti ini karena wawasan pemikiran usaha kami bisa menjadi semakin terbuka, terima kasih perhatian Apindo kepada para UMKM Banua,”sebutnya. (hif/K-1)

Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL
loading...

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya