Harga Jahe Makin `Pedas’ Rp110 Perkilo

Banjarmasin, KP – Salah satu rempah-rempah, di wilayah Banjarmasin mengalami kenaikan tinggi dikeluhkan ibu rumah tangga dan UMKM penjual ronde yakni jahe yang tembus Rp110 ribu perkilo dari normalnya hanya Rp35 ribu.

Dikatakan Endang penjual rempah-rempah kawasan Pasar Lama Minggu (29/3), salah satunya rempah jahe merah jika sebelum pandemi virus Corona merebak, per kilogramnya hanya Rp 35 ribu saja, kini meroket menjadi Rp 110 ribuan perkilo.

Dengan harga mahal seperti ini jarang yang membeli 1 kiloan paling banyak ibu-ibu membeli 1/2 dan 1/4 kiloan saja untuk UMKM pembuat ronde dan Susu Telur Madu Jaher (STMJ).

“ Saya juga bingung sejak marak Covid 19 ini harga jahe merah dan putih melambung sejak dari para pedagang besar,” sebutnya.

Berita Lainnya
1 dari 455
Loading...

Begitupun dengan sayuran asal Pulau Jawa naikkan seperti kol dan wortel sebelumnya hanya Rp 20 ribu, menjadi Rp 30 ribu hingga Rp 35 ribu pantauan wartawan Pasar Teluk Dalam.

Menurutnya Imas, selain banyak dicari warga perkotaan, jahenya juga sedikit yang dapat didagangkan karena memang jenis bumbu tersebut harus didatangkan dari luar pulau seberang sehingga bila Jawa sudah melambung pasti kena dampaknya.

Seperti juga sayuran kol dan wortel, sayur mayur tersebut dipasok dari Sulawesi dan Pulau Jawa.

“Jadi jangan heran komoditi Jawa jenis sedikit lebih mahal dari biasanya saat virus ini lagi marak apalagi agen-agen besar banyak menutup toko dan gudangnya,” jelas Imah. (hif/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya