90 Petugas Medis di Kalsel Dites, Negatif Covid-19

Banjarbaru, KP – Rapid test atau tes cepat untuk mengetahui covid-19 terus dilakukan di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Hingga Minggu (5/4) sore sebanyak 328 rapid tes terhadap Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang punya gejala klinis sedang sampai berat dan kontak erat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) serta pasien terkomfirmasi positif.

Dari 328 tersebut 10 di antaranya reaktif atau positif.

Guna memastikan positif tidaknya dilanjutkan dengan pemeriksaan swap atau tes polymerase chain reaction (PCR).

“Mengapa jumlah pasien terkomfirmasi positif meningkat karena upaya kita lebih cepat.

Hasil tes cepat 3,04 persen reaktif. Petugas kesehatan juga sudah dites cepat,” jelas Juru Bicara Gugus Tugas P3 Covid-19 Kalsel, HM Muslim.

Berita Lainnya
1 dari 877
Loading...

Sebanyak 90 petugas medis dites cepat, dan semuanya non reaktif atau negatif. Untuk lebih meyakinkan, petugas medis juga dites PCR dan semuanya tetap negatif.

Muslim menerangkan saat ini tes PCR atau tes swap sudah bisa dilaksanakan di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit BBTKLPP) di Banjarbaru, sehingga hasil yang didapat lebih cepat.

Atas dasar itu pula terjadi kenaikan pasien terkomfirmasi positif karena hasil yang didapat sangat cepat dari uji swap di BBTKLPP.

“Terjadi beberapa kenaikan terkonfirmasi positif.

Hal itu terjadi karena upaya cepat petugas di lapangan penyisiran melakukan tracking dan mendapatkan hasil laboratorium relatif cepat.

Karena sudah dapat dilakukan di Banjarbaru, mudahan dengan cepat, sehingga penanganan yang kita lakukan lebih memantapkan upaya kita menangani covid-19 di Kalsel,” ujarnya. (mns/K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya