Malam Pertama PSBB, 150 Botol Miras Disita

Banjarmasin, KP – Ibukota Kalsel mulai memberlakukan jam malam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pada Jum’at malam (24/4/2020), sekitar pukul 21.00 WITA.

Malam pertama penerapan jam malam PSBB itu, petugas malah menyita 150 botol minuman keras (Miras) berbagai merk di Royal Guest House and Cafe, Jalan Naga Sari Banjarmasin Tengah. Ratusan botol miras tersebut diamankan ke Markas Satpol PP Banjarmasin.

Kordinator Tim Sapu-Sapu Satpol PP Banjarmasin Riskan W menjelaskan, saat melaksanakan patroli gabungan untuk pelaksanaan PSBB, malah mendapati penginapan yang buka namun menyediakan miras.

“Kita akan proses, karena penginapan tidak mengantongi izin. Dan kita akan melakukan pemanggilan terhadap pemilik penginapan, miras sebanyak 150 berbagai merk juga sudah disita,” katanya.

Tak hanya itu, ketika anggota gabungan melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat supaya tak ke luar malam tersebut, sebuah warung di tepi Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin milik Anjas disuruh tutup dan pengunjungnya diminta pulang.

Anggota gabungan juga membubarkan pengojek yang mangkal disertai berkumpulnya orang-orang di Jalan Pangeran Samudera Banjarmasin Tengah.

Berita Lainnya

Curi HP, Warga Padang Panjang Ditangkap

1 dari 886
Loading...

Kegiatan ini langsung dipimpin Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo SIk MH bersama Kasim 1007 Banjarmasin Letkol INF Suhardi Aji S, berserta Tim Sapu-Sapu Satpol PP, Dishub Banjarmasin, anggota Danlanal Banjarmasin.

Dikatakan oleh Wakapolresta Banjarmasin, AKBP Sabana Atmojo SIk, bahwa kegiatan ini pemantauan PSBB di Banjarmasin. “Ya melaksanakan patroli gabungan untuk sama-sama melihat pelaksanaan jam malam di Banjarmasin, berkaitan dengan PSBB,” katanya.

Menurut dia, patroli dilakukan beberapa tempat seraya memberikan imbauan kepada masyarakat. Termasuk pengetatan akses masuk Banjarmasin yang ada di perbatasan. “Sekarang kita mengecek yang akan masuk wilayah kota Banjarmasin, keperluannya apa, untuk apa serta dari mana harus jelas,” sebutnya.

Ia menyatakan, pemberlakuan PSBB ini akan terlaksana dengan baik, jika koordinasi dengan unsur lainnya seperti dari TNI-Polri ikut berjalan baik.

Kepada masyarakat, ia meminta, agar dapat dimengerti soal pemberlakuan jam malam. “Ini kan tujuannya untuk meminimalisir penyebaran virus corona di Banjarmasin,” kata dia.

Sementara itu Kasdim 1007 Banjarmasin, Letkol Inf Suhardi Aji S, mengatakan PSBB akan berdampak positif bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan kita berdoa dengan kegiatan yang ada, wilayah dan negara kita bisa bebas dari Covid-19, kita akan terus melakukan pemantauan mengenai jam malam berlaku ini,” tandasnya. (fik/K-4)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya