Bank Kalsel Minta Pelaku UMKM Ditengah Wabah Pandemi Covid-19, Tetap Bertahan

UMKM harus segera beradaptasi agar bisa melanjutkan ke tahap berikutnya dengan kreatifitas baru. Misalnya jika saat ini jualan makanan secara konvensional sekarang tidak laku, segera beralih menggunakan cara online.

BANJARMASIN, KP – Kepala Bagian Pemasaran Bank Kalsel Cabang Utama Banjarmasin Taufik Rahmatullah memberikan sarannya kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk tetap bertahan ditengah Pandemi Covid-19.

Saran tersebut diucapkannya saat memberikan materi dalam seminar daring Berbisnis Ditengah Badai Pandemi Covid-19 “Efesien dan Kreatif Usahanya, UMKM Banua Menang!” yang digelar oleh Forum Wartawan Ekonomi (FWE) Kalsel, via Aplikasi Zoom.

“Saran pertama tentulah kita harus menerima terlebih dahulu segala kondisi yang kita alami saat ini. Jangan menyalahkan keadaan, tapi kita harus fokus pada solusi untuk menghadapi situasi yang kurang baik bagi semua pihak ini,” ungkapnya.

Lalu kedua adalah UMKM harus segera beradaptasi agar bisa melanjutkan ke tahap berikutnya dengan kreatifitas baru. Misalnya jika saat ini jualan makanan secara konvensional sekarang tidak laku, segera beralih menggunakan cara online. Lalu contoh lainnya jika anda seorang penjahit namun order menjahit pakaian sepi, beralih lah membuat masker atau Alat Pelindung Diri (APD) yang kini jauh lebih dibutuhkan oleh pasar.

Berita Lainnya
1 dari 517
Loading...

“Hal tersebut penting agar tetap bisa bertahan bahkan menang ditengah badai Pandemi Covid-19 yang tidak diketahui secara pasti kapan berakhirnya,” tambahnya.

Kemudian langkah lainnya adalah melakukan manajemen keuangan secara ketat, salah satunya dengan mengontrol Cash Flow. Hal ini penting agar usaha kita tetap dapat bertahan ditengah lesunya konsumsi masyarakat sekarang.

“Minimalkan pengeluaran usaha yang tidak perlu. Lalu jika memungkinkan cari bahan baku yang lebih murah namun kualitasnya sama hingga mencari cara alternatif memproduksi barang atau jasa dengan waktu yang lebih efektif dan beban harga yang lebih efesien,” jelasnya.

Jika semua hal tadi sudah dilakukan namun tetap membuat bisnis masih terdampak pandemi Covid-19. Segeralah melakukan restrukturisasi kredit jika Anda masih memiliki hutang usaha diperbankan.

“Tapi akan lebih baik jika masih memungkinkan untuk dibayar tanpa harus restrukturisasi, maka akan lebih baik dilanjutkan saja agar tidak menjadi beban dikemudian hari,” tukasnya. (vin/K-1)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya