BPR Raih Laba Rp 304 Juta pada Akhir tahun 2019

Pelaihari, KP – PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kabupaten Tanah Laut menunjukkan pertumbuhan perkembangan permodalan cukup baik selama lima tahun terakhir. Hingga akhir tahun 2019 untuk pertama kalinya bisa mengumpulkan laba setelah pajak sebesar Rp 304 juta.

Atas laba yang berhasil dikumpulkan ini otomatis mengurangi akumulasi kerugian yang dialami selama lima tahun terakhir, sehingga tercatat sisa akumulasi kerugian sampai akhir tahun 2019 sebesar Rp 1,2 miliar yang sebelumnya sebesar Rp 1,5 miliar.

Hal ini diungkapkan Direktur PT BPR, Suprapto dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Laporan Keuangan tahun 2019, melalui video conference bersama pihak pemegang saham utama Bupati Tala H Sukamta, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang diwakili Kepala Biro Perekonomian, Ina Yuliani serta Direktur Bank Kalsel Cabang Pelaihari, Anwari, di ruang Barakat, Kamis (4/6/2020).

Pihak pemegang saham utama Provinsi Kalsel menyampaikan apresiasinya atas capaian yang diraih PT BPR dan Bupati Tala yang berhasil melakukan pembinaan sehingga meraih prestasi yang luar biasa.

“Kami berikan apresiasi yang tinggi karena sudah berhasil meraih prestasi yang luar biasa dan membanggakan Kabupaten Tala, kami berharap bisa terus melejit tidak hanya meraih laba Rp 300 juta tapi bisa menjadi pelopor untuk tingkatkan kinerja BPR,” tutur Ina Yuliani.

Berita Lainnya
1 dari 223
Loading...

Ina juga sangat mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan oleh pemerintah daerah dalam hal ini bupati, karena menurutnya ada beberapa daerah yang kepala daerahnya kurang perhatian terhadap keberadaan BPR yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Ketika ditemukan BPR yang tidak sehat responnya kadang lambat, dalam kesempatan ini saya juga mengharapkan agar bupati memberikan edaran kepada para eselon untuk menabung di BPR sehingga BPR bisa lebih kuat,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini Sukamta mengungkapkan, jika pihaknya sudah mewajibkan kepada eselon setiap menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk menyisihkan penghasilannya dengan menabung di BPR.

“Saya sudah wajibkan, karena siapa yang akan membesarkan kalau bukan kita-kita, terimakasih banyak untuk masukkannya dan Insya Allah BPR Tala akan saya genjot sebaik mungkin. Karena saya ingin mematahkan mitos yang mengatakan BUMD di bawah pemda itu selalu mengalami kerugian, di bawah kepemimpinan saya ingin saya buktikan BUMD bisa meraih keuntungan,” jelasnya.

Pada kesempatan ini bupati juga mendukung keinginan BPR yang ingin membuka cabang di kecamatan Kabupaten Tala. Menurut Sukamta jika ini terwujud tentu akan memudahkan masyarakat di kecamatan, sehingga tidak ada lagi rakyat Tala yang tidak punya akses perbankan.

Sementara itu, RUPS PT BPR Laporan Keuangan tahun 2019 diterima sepenuhnya oleh pemegang saham yang mengikuti kegiatan ini. (rzk/K-6)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya